Monday, July 15, 2024
HomeHeavy machine4 Alat Berat Tangani Material Longsor Sukabumi-Bogor

4 Alat Berat Tangani Material Longsor Sukabumi-Bogor

Bencana longsor terjadi di jalan nasional Sukabumi-Bogor-Jakarta dan menyebabkan akses jalan terputus. 4 alat berat diterjunkan Dinas PUPR untuk membersihkan material longsor di lokasi tersebut.

Longsor yang terjadi pada Senin petang (01/04/2024) ini membuat akses jalan dari arah Sukabumi maupun arah Bogor terputus. Namun beruntung tidak ada korban luka maupun korban jiwa akibat kejadian ini.

Baca Juga: Longsor Ganggu Lalulintas, BPBD Bogor Atasi dengan Alat Berat

Tebing Setinggi 15 Meter Longsor, 4 Alat Berat Dikerahkan

Longsor di jalan nasional yang terletak di Kampung Palagan talang RT 04/06, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi ini terjadi pada Senin sekitar pukul 18.45. Bencana alam ini disinyalir terjadi akibat hujan deras yang terjadi sejak Senin sore.

Lebih dari seratus personel dari TNI, Polri, Dinas PUPR, BPBD, PMI, pemadam kebakaran, hingga relawan dan pihak kecamatan dan warga setempat langsung berusaha untuk membersihkan material longsor yang menumpuk di badan jalan. Tumpukan material longsor ini diketahui mencapai ketinggian 5 meter sehingga pembersihan tidak bisa diselesaikan dengan cepat.

Pembersihan Longsor dengan Alat Berat Memakan Waktu Lama

alat berat
Longsor Di Jalan Nasional Sukabumi-Bogor-Jakarta Menyebabkan Material Menumpuk Hingga 5 Meter

Hingga Selasa siang, 4 unit alat berat yang terdiri dari excavator dan wheel loader masih berkutat di lokasi longsor karena tumpukan material belum selesai dibersihkan. Bukan hanya material tanah, longsor ini juga membawa bebatuan dan pohon dari atas tebing sehingga pembersihan material membutuhkan waktu cukup lama.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerag (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Deden Supena menuturkan 2 unit wheel loader dan 2 unit excavator ini didatangkan untuk mempercepat pembersihan material bersama dengan lebih dari 100 personel yang melakukan pembersihan manual.

Pembersihan material longsor ini mulai dilakukan pada Senin malam dan terus dilanjutkan hingga Selasa dini hari. Kondisi area longsor yang cukup gelap juga disinyalir menjadi kendala yang menyebabkan pembersihan sulit dilakukan dengan cepat.

Akibat longsor ini, jalan yang menghubungkan dua kota/kabupaten ini tidak bisa digunakan hingga lebih dari 10 jam. Kondisi jalan yang merupakan jalan nasional dengan kepadatan kendaraan yang cukup tinggi membuat pembersihan material dengan alat berat terus dipercepat dengan harapan jalan tersebut bisa digunakan dengan maksimal pada Selasa malam.

Sumber: jabar.tribunnews.com

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular