Monday, July 15, 2024
HomeAlat berat4 Alat Berat Terbakar, Polisi Lakukan Olah TKP Untuk Cari Pelaku

4 Alat Berat Terbakar, Polisi Lakukan Olah TKP Untuk Cari Pelaku

4 unit alat berat milik PT. Simon Jaya Abadi Perkasa diketahui terbakar pada Jum’at (03/05/2024) lalu di wilayah Kepulauan Yapen. Setelah melakukan penyelidikan diketahui bahwa 2 unit excavator dan 2 unit truk tersebut terbakar akibat dibakar oleh OTK.

Satu minggu pasca kejadian pembakaran tersebut, kepolisian dari Polres Kepulauan Yapen melakukan olah TKP serta meminta keterangan saksi di sekitar area TKP. Proses ini dilakukan untuk mempermudah kepolisian dalam pengumpulan data terkait pelaku yang hingga saat ini belum ditemukan.

Baca Juga: Buron Hampir 6 Bulan, Tersangka Pembakaran Alat Berat Ditangkap

2 Alat Berat Excavator dan 2 Truk Dibakar Orang Tidak Dikenal

Kebakaran 2 unit excavator dan 2 unit truk ini diketahui terjadi pada dini hari. Berdasarkan kesaksian awal, karyawan PT. Simon Jaya Abadi Perkasa yang bertugas untuk menjaga keempat unit peralatan tersebut tiba-tiba menemukan peralatan telah terbakar sekitar pukul 04.30 WIT.

Hingga saat ini, ciri maupun data terkait dengan pelaku pembakaran masih belum berhasil dikumpulkan. Kasus pembakaran di Kampung Doraimanona, Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua ini ditangani oleh Satreskrim Polres Yapen.

Kronologi Pembakaran 4 Alat Berat Berdasarkan Kesaksian

Pembakaran 4 unit alat berat ini pertama kali ditemukan oleh karyawan PT. Simon Jaya Abadi Perkasa bernama Joki Karta yang mendengar ledakan sebelum menemukan 4 unit peralatan tersebut telah terbakar. Berdasarkan kesaksian Joki, ia melihat seseorang lari menjauhi peralatan yang terbakar sehingga kemungkinan besar orang tersebut adalah pelaku pembakaran.

Baca Juga: Alat Berat Dan Kantor BPBD Dibakar OTK Di Dogiyai

Namun Joki lebih fokus membangunkan warga terdekat untuk segera memadamkan kebakaran tersebut dibandingkan dengan mengejar pelaku. Keterangan ini diperoleh Kapolres Kepulauan Yapen, AKBP Herzoni Saragih saat melakukan olah tempat kejadian perkara pada 6 Mei lalu. Jarak TKP yang cukup jauh dari pusat kota Yapen diketahui menjadi alasan mengapa olah TKP baru dilakukan 3 hari setelah tragedi kebakaran tersebut.

Hingga saat ini, kasus pembakaran alat berat ini masih terus didalami oleh pihak Satreskrim Polres Yapen. Kesaksian dan seluruh data yang memungkinkan masih terus dirangkum untuk memperoleh informasi lebih lanjut terkait dengan kasus pembakaran dan perusakan peralatan berat ini.

Sumber: seputarpapua.com

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular