Monday, July 15, 2024
HomeExcavatorAlat Berat Ditargetkan Rampung Normalisasi Sungai Citarum Dalam 1 Pekan

Alat Berat Ditargetkan Rampung Normalisasi Sungai Citarum Dalam 1 Pekan

Pada Rabu (12/06), Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin melakukan pengecekan langsung ke salah satu area pembersihan Sungai Citarum di Jembatan Babakan Sapaan. Diketahui bahwa saat ini terdapat alat berat beserta beberapa personel BBWS dan Satgas Citarum yang dibantu warga di area tersebut.

Keberadaan personel BBWS Sungai Citarum dan Satgas Citarum Harum di titik tersebut tidak lain untuk membantu proses pembersihan sampah yang menumpuk di Sungai Citarum. Peralatan berat juga diturunkan untuk mempercepat proses pembersihan sampah di titik tersebut.

Baca Juga: Alat Berat Dari Sektor 16 Diturunkan Untuk Normalisasi Bendungan Walahar

Sungai Citarum Dipenuhi Sampah, Alat Berat Diturunkan Untuk Pembersihan

Sejak awal Juni, pulau sampah terlihat memenuhi area Sungai Citarum di area Bandung Barat. Pulau sampah ini diperkirakan memiliki panjang 3 kilometer dengan lebar 60 meter sampah dengan jumlah sampah yang mengambang diperkirakan mencapai 200 ton.

Menyadari keterlambatan penanganan, Pemprov Jawa Barat langsung mendatangkan peralatan berat dan puluhan personel untuk menangani kondisi tersebut. Titik bawah jembatan Babakan Sapaan, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat menjadi salah satu target pembersihan karena jumlah sampah di area tersebut terlihat cukup banyak.

Pengerukan Sampah Dengan Alat Berat Butuh Waktu 5 Hingga 7 Hari

alat berat
Pj Gubernur Jawa Barat Lakukan Kunjungan Ke Lokasi Normalisasi Sungai Citarum Di Bawah Jembatan Babakan Sapaan

Pembersihan sampah di Sungai Citarum dimulai pada Rabu (12/06) dan ditargetkan akan rampung dalam 5 hingga 7 hari kedepan. Bukan hanya membersihkan sampah yang mengapung, alat berat juga dikerahkan untuk mengangkut sampah yang berada di bawah permukaan air.

Bey Machmudin menuturkan bahwa penanganan ini dilakukan bersama antara pemerintah dan warga setempat untuk mempercepat penanganan. Bey juga menuturkan bahwa ini merupakan masalah bersama, sehingga sudah sepatutnya seluruh pihak ikut terlibat dalam penangannya.

Tumpukan sampah ini diketahui merupakan kiriman dari beberapa wilayah yaitu Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Kota Cimahi. Warga yang kurang disiplin hingga membuang sampah sembarangan ke area sungai juga disinyalir turut menjadi penyebab menumpuknya sampah di permukaan sungai.

Tidak hanya itu, diketahui bahwa area Sungai Citarum memiliki sedimen dengan permukaan air yang turun sehingga kondisi Sungai ikut memburuk. Normalisasi yang kali ini dilakukan disebut akan membantu mengurangi sedimen tersebut sehingga aliran air dan kondisi sungai bisa mengalami perbaikan.

Dari hasil normalisasi ini, sampah tersebut nantinya akan dialihkan ke TPA Sarimukti untuk dikelola sebagaimana mestinya. Alat berat juga akan ditambah agar proses normalisasi ini bisa selesai lebih cepat. Meski kondisi Sungai Citarum saat ini cukup buruk, namun Bey optimis indeks kualitas air di Sungai citarum akan berada di angka 60 pada akhir tahun ini.

Sumber: tintahijau.com

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular