Monday, July 15, 2024
HomeExcavatorAlat Berat Mulai Dikerahkan Untuk Bongkar Pasar Banyuwangi

Alat Berat Mulai Dikerahkan Untuk Bongkar Pasar Banyuwangi

Proyek revitalisasi Pasar Banyuwangi resmi dimulai, alat berat terlihat mulai melakukan pembongkaran bangunan di Pasar Banyuwangi pada Senin (10/06). Pembongkaran ini mulai dailakukan dari sisi utara pasar menggunakan excavator yang didatangkan oleh Dinas PU-CKPP Banyuwangi.

Proyek revitalisasi Pasar Banyuwangi ini nantinya akan ditangani langsung oleh pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR. Namun penyerahan proyek tersebut baru bisa dilakukan setelah seluruh target pembongkaran selesai dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga: Pembongkaran Kios Dalam Rangka Pelebaran Jalan Raya Manyar Memasuki Tahap 3

Pembongkaran Manual Tanpa Alat Berat Dimulai Sejak Pertengahan Mei

Bayu Hadiyanto selaku Kabid Penataan Ruang Dinas PU-CKPP Banyuwangi menuturkan bahwa pembongkaran ini dilakukan setelah seluruh pedagang ke Gedung Wanita yang terletak di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi. Pemkab Banyuwangi juga telah menyediakan lapak-lapak semi permanen yang bisa digunakan oleh para pedagang selama relokasi.

Tidak hanya itu, para pedagang juga telah lebih dulu melakukan pemindahan dan pembongkaran manual di lapak-lapak yang ditempatinya sejak 22 Mei lalu. Pemkab Banyuwangi baru memulai pembongkaran dengan alat berat setelah seluruh area steril. Pagar pembatas juga dipasang di area pembongkaran untuk memastikan tidak ada kendaraan maupun warga dan pedagang yang memasuki area pembongkaran.

Pembongkaran dengan Alat Berat Ditargetkan Rampung Pada Akhir Juni

Pada Senin (10/06), pembongkaran Pasar Banyuwangi dimulai setelah excavator memasuki Jalan Satsuit Tubun untuk merobohkan beberapa bangunan pasar. Tidak dibongkar seluruhnya, terdapat beberapa bangunan tampak depan pasar yang merupakan cagar budaya dan bangunan milik pribadi warga yang tidak dibongkar.

Baca Juga: Alat Berat Bongkar Lapak PKL, PKL Lakukan Perlawanan

M.Y. Bramuda selaku Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Banyuwangi menuturkan bahwa pembongkaran dan pemerataan pasar ini dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman (PU-CKPP). Proses pembongkaran ini juga dilakukan sembari menunggu proses lelang proyek selesai diproses.

Saat ini lelang tersebut sedang dalam tahap masa sanggah. Lelang proyek revitalisasi ini diketahui bernilai 200 miliar dan akan dikelola bersamaan dengan proyek lelang revitalisasi Asrama Inggrisan.

Bramuda menuturkan bahwa Pemkab Banyuwangi diberikan waktu untuk melakukan pembersihan dan pemerataan bangunan menggunakan alat berat sebelum nantinya melakukan proses penyerahan lapangan pembangunan pasar kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PUPR.

Sumber: radarbanyuwangi.jawapos.com

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular