Saturday, June 22, 2024
HomeAlat beratAlat Berat Mulai Kebut Tangani Pembukaan Jalan di Kecamatan Bambang

Alat Berat Mulai Kebut Tangani Pembukaan Jalan di Kecamatan Bambang

Bencana longsor yang terjadi di Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa hingga saat ini masih belum selesai ditangani. Alat berat diketahui baru mulai diturunkan ke area jalan utama di Kecamatan Bambang pada Rabu (29/05/2024).

Longsor di Kecamatan Bambang sendiri terjadi pada 21 Mei lalu namun hingga saat ini masih dalam proses penanganan. Bencana longsor ini diketahui merusak akses jalan hingga rumah warga dan fasilitas umum yang ada di Kecamatan Bambang.

Baca Juga: Penanganan Longsor dengan Alat Berat Terhambat Karena Hujan Deras

Alat Berat Excavator Dikerahkan Untuk Buka Jalan Penghubung 15 Desa

Bencana longsor yang terjadi di Kecamatan Bambang diketahui membuat jalan yang menghubungkan 15 desa tertimbun oleh material longsor. Kondisi ini membuat warga dari 15 desa tersebut mengalami kendala saat akan melakukan aktivitas sehari-hari maupun memenuhi kebutuhan seperti pembelian bahan pokok.

Longsor ini diketahui terjadi di beberapa desa sekaligus diantaranya Desa Bambang, Saluassing, Minanga, Salukepopo, Bambang Timur, Salukadi, Salubulo, Balatana, Tanete Tomba, Masoso, Rantelemo, Salururu, Limba Debata, Sikamase, Ulumambi, Ulumambi Barat, Salutabang, Lembang Mokallang, Saludengen, dan Rantetarima.

Alat Berat Baru Mulai Buka Jalan 8 Hari Pasca Longsor

Alat berat jenis excavator diketahui baru mulai membersihkan jalan yang menghubungkan 15 desa mulai Rabu (29/05) atau tepatnya 8 hari pasca longsor terjadi. Dampak besar longsor ini terhadap infrastruktur di wilayah pemukiman warga disinyalir menjadi alasan mengapa akses jalan baru ditangani saat ini.

Baca Juga: 5 Alat Berat Tangani Longsor Ulu Belu, Penanganan Masih Belum Maksimal

Hingga berita ini diturunkan, dilaporkan bahwa 1 orang meninggal dunia, 1 orang mengalami luka-luka, 192 rumah rusak serta 5 fasilitas pendidikan dan 1 fasilitas kesehatan terdampak akibat bencana longsor ini. Kondisi ini membuat penanganan di area pemukiman warga diprioritaskan terlebih dahulu.

Oktovianus Masuang selaku Kepala Dinas PUPR Mamasa menuturkan bahwa excavator telah dikerahkan dan sedang berfokus untuk mempercepat pembukaan akses jalan di wilayah terdampak. Adapun jalan penghubung 15 desa yang saat ini sedang mendapat penanganan terletak di Dusun Peba, Desa Bambang, Kecamatan Bambang.

Meski baru ditangani 8 hari pasca longsor, namun warga mengaku bersyukur karena alat berat mulai menangani pembukaan akses jalan tersebut sehingga warga bisa segera beraktivitas seperti biasa.

Sumber: katinting.com

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular