Monday, July 15, 2024
HomeExcavatorAlat Berat “Parkir”, PKL Pujasera Subang Meradang

Alat Berat “Parkir”, PKL Pujasera Subang Meradang

Rabu (17/04/2024), pedagang kaki lima meradang akibat kehadiran satu unit alat berat jenis excavator di depan eks Bioskop Chandra di sekitar Pujasera Subang. Keberadaan excavator tersebut dinilai menghalangi para PKL sehingga para pedagang merasa tidak nyaman dengan kehadiran excavator tersebut.

Namun tidak sesederhana parkir biasa, para PKL menilai bahwa adanya excavator di lokasi tersebut berhubungan dengan rencana percepatan Pembangunan Mall di area yang sama. Pembangunan mall ini dikelola oleh PT. Pesona Subang Sejahtera berdasarkan akta kerjasama Bangun Guna Serah (BGS) dengan BUMD Subang Sejahtera (SS).

Baca Juga: Pembongkaran Kios Dalam Rangka Pelebaran Jalan Raya Manyar Memasuki Tahap 3

PKL Diintervensi Menggunakan Alat Berat Excavator

Keberadaan excavator di depan bangunan eks bioskop ini membuat banyak PKL merasa tidak nyaman karena para pengusaha dinilai melakukan intervensi terhadap PKL dengan mendatangkan excavator tersebut.

Koordinator PKL, Denris menuturkan bahwa sebenarnya para PKL tidak menolak rencana Pembangunan Mall tersebut. Para PKL hanya meminta pemerintah Kabupaten Subang untuk merelokasi para PKL ke lokasi yang tepat.

DKUPP Subang Tidak Mengetahui Waktu Kedatangan Alat Berat

Kepala DKUPP Subang Yayat Sudrajat melalui Plt Kepala Bidang Pasar DKUPP Subang Lita Pelitiani membenarkan informasi mengenai rencana pembangunan mall dan reaksi PKL yang masih belum bisa direlokasi dari area Pasar Pujasera. Terkait dengan kehadiran alat berat di area tersebut, Lita Pelitiani menuturkan bahwa pihaknya tidak mengetahui waktu kedatangan bahkan tujuan para pengusaha untuk mendatangkan excavator tersebut.

Setelah mendapatkan laporan dari para PKL, pimpinan DKUPP langsung meminta para pengusaha untuk menarik unit excavator tersebut. Lita juga menuturkan bahwa DKUPP langsung memberikan imbauan kepada para pengusaha untuk menahan diri hingga masalah relokasi PKL selesai.

Baca Juga: Alat Berat Diterjunkan Untuk Bongkar Bundaran Tidar Kotawaringin Timur

Hingga saat ini, rencana pembangunan mall memang belum terlaksana karena beberapa alasan salah satunya masalah relokasi PKL dari area pasar Pujasera masih belum menemui titik temu. Koordinator PKL sebelumnya pernah memberikan aspirasi sebagai perwakilan dari PKL lain bahwa para PKL ingin direlokasi ke bangunan MPP di Pasar Panjang.

Pemkab Subang sebelumnya telah meminta relokasi PKL dilakukan sebelum lebaran, namun para PKL menolak. Alasan penolakan tersebut tidak lain karena waktu menjelang lebaran merupakan waktu yang tepat untuk para pedagang mendulang kenaikan omset, sedangkan peningkatan omset tersebut akan otomatis hilang jika para PKL pindah karena konsumen pasti belum mengetahui lokasi baru dari para pedagang.

Denris menuturkan bahwa para PKL telah sepakat akan mengikuti relokasi yang direncanakan selama tempat relokasi sesuai dengan permintaan. Selama aspirasi tersebut belum dipenuhi, para PKL meminta agar tidak ada intervensi dari pemerintah maupun para pengusaha termasuk mendatangkan alat berat ke lokasi dagang para PKL.

Sumber: lampusatu.com

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular