Saturday, June 22, 2024
HomeKonstruksiAlat Berat Siap Masuk Ke Area Jalan Tol Jogja-Solo

Alat Berat Siap Masuk Ke Area Jalan Tol Jogja-Solo

Proyek konstruksi jalan tol Jogja-Solo paket 2.2, yang menghubungkan junction Sleman hingga Trihanggo diketahui telah memasuki tahap persiapan yang matang. Alat berat milik kontraktor PT. Adhikarya mulai disiapkan untuk secepatnya memasuki area Pembangunan jalan tol tersebut.

Sebelum dimulainya pekerjaan konstruksi, pihak kontraktor, PT. Adhi Karya, diketahui akan mengadakan pertemuan dengan forum lalulintas untuk meminimalisir dampak terhadap lalu lintas akibat penyempitan lajur di Ringroad.

Baca Juga: Pembangunan Tol Padang-Sicincin Terus Digeber Agar Pembangunan Selesai Sesuai Target

Rencananya, pertemuan dengan forum lalulintas, yang terdiri dari berbagai instansi terkait seperti Ditlantas Polda DIY, Satlantas Polresta Sleman, Dishub DIY, Dishub Kabupaten Sleman, dan BPTD wilayah X DIY, akan digelar dalam dua sesi. Pada pertemuan tersebut, akan dilakukan pemaparan proyek, diikuti dengan pembahasan dan kesepakatan bersama yang akan dicatat dalam berita acara.

Alat Berat Mulai Dimobilisasi Oleh Kontraktor

Agung Murhandjanto, Pejabat Humas PT. Adhi Karya, menjelaskan bahwa persiapan telah dimulai dengan memobilisasi peralatan berat di samping Ringroad. Seluruh alat berat ini sudah standby di lahan clearing di sekitar sungai Bedog, Trihanggo.

Persiapan ini dilakukan sebagai langkah awal sebelum masuk ke tahap konstruksi di tengah Ringroad. Mobilisasi peralatan ini juga dilakukan sembari menunggu proyek konstruksi dimulai dengan tujuan agar proyek berjalan lebih cepat nantinya jika peralatan berada di area yang dekat dengan lokasi proyek.

Alat Berat Diperkirakan Mulai Bekerja Pada Akhir Juni

Meskipun persiapan telah dimulai sejak akhir tahun sebelumnya, rencana konstruksi di tengah Ringroad masih belum memiliki kepastian waktu yang pasti. Namun, Agung memperkirakan bahwa konstruksi tersebut dapat dimulai pada akhir Juni atau setidaknya awal Juli mendatang.

Tahap awal konstruksi akan dimulai dengan membongkar separator atau median tengah jalan dari depan kampus UTY hingga tikungan Ngawen Trihanggo. Konstruksi ini nantinya akan menggunakan metode boredpile bukan tiang pancang.

Baca Juga: Inilah 3 Ruas Jalan Tol yang Dibangun Tahun 2023 Di Indonesia

Agung menjelaskan bahwa alat berat yang disiagakan di lahan clearing akan digunakan untuk membuat boredpile di seputaran Ringroad. Tahap awal akan melibatkan pembongkaran separator tengah jalan, yang membutuhkan waktu beberapa hari.

Namun, separator yang dibongkar akan tetap dirawat untuk kemudian dipasang kembali setelah konstruksi selesai. Pembangunan jalan tol paket 2.2 di Ringroad Sleman akan memiliki panjang sekitar 800 meter, dengan ramp on-off sekitar 650 meter.

Ikhwan Ramadhianto selaku Project Manager PT. Adhi Karya memastikan selama proses konstruksi, lalulintas di Ringroad akan dibatasi, dan rekayasa lalulintas akan diterapkan untuk mengatasi pembatasan lajur.

Proyek ini merupakan bagian dari pembangunan jalan tol Jogja-Solo yang telah dimulai sejak tahun sebelumnya dan memiliki anggaran sekitar Rp 1,1 triliun. Dengan berbagai persiapan termasuk mobilisasi alat berat yang dilakukan, proyek jalan tol ini diharapkan dapat selesai dengan cepat dengan hasil yang maksimal.

Sumber: jogja.tribunnews.com

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular