Saturday, June 22, 2024
HomeEducationAlat Berat Spyder Excavator Jadi Alat Berat Utama Dalam Normalisasi Kanal Buloa

Alat Berat Spyder Excavator Jadi Alat Berat Utama Dalam Normalisasi Kanal Buloa

Indonesia saat ini sedang berada dalam musim kemarau sehingga curah hujan di Indonesia saat ini rendah. Musim kemarau ini kerap kali dimanfaatkan oleh berbagai dinas pemerintahan untuk merapikan wilayah atau lingkungan tertentu.

Salah satu aktivitas yang kerap kali di agendakan oleh pemerintah berbagai daerah adalah normalisasi sungai menggunakan alat berat. Salah satu Dinas Pekerjaan Umum atau DPU yang melakukan normalisasi sungai ini adalah DPU Makassar pada tanggal 24 hingga 29 Juli 2023 lalu.

Baca Juga : Pasca Banjir Bandang, Normalisasi Sungai Bilukpoh Dilakukan Menggunakan Alat Berat

Normalisasi Kanal Buloa Menggunakan 1 Alat Berat Dan 2 Armada

DPU Makassar diketahui melakukan normalisasi saluran sekunder Kanal Buloa yang terletak di Jalan Teuku Umar 13 Kota Makassar. Kegiatan normalisasi sungai ini merupakan kegiatan rutin yang kerap dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar pada musim kemarau menjelang musim hujan.

Normalisasi sungai yang dilakukan oleh DPU Kota Makassar ini bertujuan untuk mengatasi masalah genangan yang ada di wilayah Kelurahan Buloa. Sebelumnya pihak Kelurahan Buloa melaporkan bahwa kerap terjadi genangan-genangan di wilayah Kelurahan Buloa saat musim penghujan tiba. Hal ini disinyalir disebabkan karena banyaknya sampah serta eceng gondok dan sedimen yang membuat Kanal Buloa meluap.

Normalisasi Kanal Buloa dengan Alat Berat Dilakukan Selama 6 Hari

Pada Senin 31 Juli 2023, Kepala Dinas PU Makassar Zuhaelsi Zubir menuturkan bahwa beberapa lokasi kerap kali tergenang oleh air setinggi 30 sampai 60 cm saat musim penghujan tiba. Merespon cepat laporan dari pihak kelurahan, Dinas PU Makassar menerjunkan 15 personil tim Satgas Drainase Dinas PU Makassar untuk melakukan normalisasi sungai dengan melibatkan alat berat di Kanal Buloa.

alat berat
Alat Berat Keruk Sedimen Di Kanal Buloa

PPID Dinas PU Kota Makassar Hamka Darwis juga menuturkan dalam rilis persnya di tanggal yang sama bahwa normalisasi sungai ini dilakukan bukan hanya oleh dinas PU Makassar saja. Normalisasi ini dilakukan bersama dengan tim Kelurahan Buloa serta tim dari Kecamatan Tallo.

Normalisasi sungai sendiri merupakan tindakan yang kerap kali dilakukan oleh berbagai Dinas Pekerjaan Umum di berbagai wilayah Indonesia untuk mengurangi genangan atau luapan air yang terjadi saat musim penghujan tiba. Namun prosedur atau tindakan yang dilakukan selama normalisasi sungai ini dilakukan tergantung pada kondisi atau masalah yang ada di lokasi.

Di kanal Buloa sendiri, normalisasi dilakukan dengan beberapa tahap mulai dari pembersihan sampah dan eceng gondok serta pengurangan sedimen yang ada di kanal tersebut. Pengerukan tanah atau lumpur yang ada di Kanal Buloa dilakukan untuk mengurangi sedimen atau tumpukan tanah pada kanal tersebut. Pengerukan ini nantinya akan membuat kapasitas tampungan air di kanal buloa lebih besar dari sebelumnya sehingga air tidak akan mudah meluap ke daratan.

Dalam proses normalisasi ini 1 unit alat berat jenis spyder excavator dan 2 unit dump truck dilibatkan untuk mempercepat proses normalisasi Kanal Buloa ini. Normalisasi pada saluran tersier kanal yang berhubungan langsung dengan saluran sekunder kanal juga dilakukan secara manual oleh tim dari Satgas Drainase PU Makassar. Tidak hanya dilakukan selama satu hari saja, normalisasi Kanal Buloa yang rutin dilakukan setiap tahunnya ini dilakukan selama 6 hari di bulan Juli lalu.

Zuhaelsi Zubir juga menuturkan bahwa kegiatan normalisasi menggunakan alat berat ini merupakan kegiatan yang terlaksana dari hasil rapat koordinasi bersama kepala kecamatan di Kota Makassar serta dinas pekerjaan umum kota Makassar. Kedepannya normalisasi sungai di berbagai wilayah kota Makassar juga akan terus dilakukan secara berkelanjutan agar manfaat dari normalisasi sungai ini bisa dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.

Sumber : datakita.co

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular