Saturday, January 28, 2023
HomeAlat beratXCMG Mencatat Rekor Ekonomi Terbaru

XCMG Mencatat Rekor Ekonomi Terbaru

XCMG termasuk dalam nama besar yang menjadi produsen alat berat di Indonesia. Produk dari XCMG cukup diminati oleh konsumen di Indonesia karena harga yang cukup terjangkau, teknologi terkini serta berbagai inovasi pada alat berat excavator yang dapat membantu kinerja operator alat berat.

Melalui International Industrial Vehicle Technology, berikut adalah laporan penjualan alat berat XCMG di tahun 202 ini. Untuk selengkapnya, simak artikel di bawah ini ya!

Profil XCMG

xcmg

XCMG Group merupakan suatu badan usaha milik negara Tiongkok yang berfokus pada produksi alat berat dan berkantor di pusat Xuzhou, Jiangsu, Tiongkok. Sejak didirikan pada tahun 1989 hingga tahun 2016, XCMG telah menempati peringkat kelima dalam industri peralatan konstruksi dunia, peringkat ke-122 dalam daftar 500 perusahaan terbesar di Tiongkok, peringkat ke-49 dalam daftar 100 perusahaan manufaktur terbesar di Tiongkok, dan menjadi peringkat kedua dalam daftar 100 produsen mesin terbesar di Tiongkok.

XCMG sendiri memiliki anak usaha yang diberi nama XCMG Construction Machinery Co., Ltd. yang telah terdaftar di Bursah Saham Shenzen SZSE: 00425.

Dalam website resminya, XCMG memliki dedikasi pada beberapa nilai inti, seperti mengemban tanggung jawab besar, bertindak dengan moral yang baik, serta membuat prestasi besar, serta diiringi dengan semangat untuk teliti, praktis, progresif dan kreatif dalam tujuannya untuk terus melangkah maju pada tujuan utama XCMG yakni menjadi pemimpin dalam perusahaan kelas dunia yang mampu menciptakan nilai-nilai nyata untuk perusahaan maupun lingkungan.

Hingga saat ini, XCMG memiliki 6 internasional research center, lebih dari 300 dealers di luar negeri, 40 kantor luar negeri, lebih dari 2000 tempat servis, 46 spare part center besar, dan 6000 teknisi berstandar internasional yang siap membantu seluruh pelanggan di berbagai belahan dunia.

Kabar Ekonomi dari XCMG

xcmg

Dengan pendapatan tahunan sebesar $15,1 miliar, produsen mesin konstruksi asal China, yakni XCMG, telah naik ke posisi ketiga dalam peringkat ‘Yellow Table 2021’ dari 50 produsen peralatan konstruksi teratas dunia yang dirilis oleh penerbit Inggris KHL Group. Hal ini menjadikan XCMG sebagai perusahaan dengan peringkat tertinggi di antara pabrikan China lainnya.

Di tahun 2020, total pendapatan perusahaan China mencatat pertumbuhan yang signifikan, dengan memberikan kontribusi sebesar $191,5 miliar untuk penjualan OEM global yang menyumbang lebih dari 20 persen untuk pertama kalinya, dengan China menyalip Amerika Serikat sebagai kekuatan manufaktur peralatan konstruksi nomor satu di dunia.

“Meski ‘pasar skala super besar’ China telah membawa peluang pengembangan besar bagi industri mesin konstruksi China, dalam jangka panjang, integrasi China ke pasar global adalah tren yang tidak dapat diubah. Seiring China terus memperkuat posisinya dalam arena ekonomi global, industri manufaktur peralatan kami akan melihat pertumbuhan yang signifikan dalam skala global,” tutur Wang Min, Ketua dan CEO XCMG.

Produsen mesin konstruksi China telah mencapai terobosan besar dalam inovasi produk dan teknologi, dengan produk peralatan canggih, berskala besar dan cerdas bermunculan satu persatu – tidak hanya memimpin tren di seluruh industri konstruksi China dan global, namun juga berperan sebagai kekuatan utama dalam banyak proyek konstruksi utama.

Daya saing produk yang berkembang ini memungkinkan peralatan konstruksi China untuk menggantikan produk impor secara menyeluruh.

Teknologi Terdepan, Eksplorasi Berkelanjutan

xcmg

Produk leading crane dan excavator terkemuka dari XCMG laris manis di pasar internasional. Perusahaan ini telah menjual puluhan unit derek untuk segala medan seberat 1.600 ton, dan produk-produk bertonase besar terutama dalam short supply.

Tata letak mesin pelabuhan terbaru dari XCMG mempercepat pengembangan pasar, sementara serangkaian proyek infrastruktur industri seperti pengecoran presisi, katup hidraulik kelas atas, mesin beton, serta mesin pemeliharaan sedang dilakukan secara berurutan.

Sistem R&D kolaboratif global dari XCMG telah menaklukkan teknologi utama untuk menyumbangkan banyak “yang pertama” – crawler crane XGC88000 terbesar di dunia, excavator hidraulik “mining giant” 700 ton, wheel loader ultra-kelas XC9350, serta lebih dari 100 unit peralatan utama.

Untuk merangkul era digital serta melayani pelanggan dengan lebih baik, XCMG telah mempromosikan digitalisasi, kepintaran dan pengelolaan tanpa awak, serta peningkatan berkesesuaian. Hal ini ditunjukkan dengan peluncuran produk digital utama dari XCMG-Global Service System (X-GSS) guna memberikan dukungan perawatan yang akurat, bernilai tambah, serta pengawasan yang memuaskan untuk pengguna global.

Hingga saat ini, XCMG telah mempunyai lebih dari 7.500 hak paten resmi, lebih dari 1.700 hak paten untuk penemuan, serta 81 hak paten internasional PCT, dan telah menetapkan empat standar internasional.

Mempromosikan Manfaat Bersama di Seluruh Rantai Industri

Berkat kontrol pemerintah Tiongkok yang kuat dan efisien terhadap pandemi COVID-19 serta pemulihan ekonomi negara yang cepat, industri mesin konstruksi Tiongkok telah berkinerja luar biasa di pasar global.

Selama wabah COVID-19 di awal tahun 2020 silam, XCMG telah memimpin dimulainya kembali produksi di hulu dan hilir rantai industri guna memastikan pengiriman produk yang tepat waktu. Hal ini telah membantu pengoptimalan rantai industri untuk menarik sejumlah besar perusahaan untuk menjadi bagian dari rantai pasokan dan sistem pasar.

XCMG selalu berpegang pada nilai ‘Empat Dalam Satu’ dengan pemasok, distributor dan pelanggan yang bekerja bahu membahu untuk mempromosikan produk R&D, inovasi teknologi, peningkatan produksi dan banyak lagi untuk mencapai keuntungan bersama bagi semua pihak.

XCMG telah memimpin lebih dari 60 perusahaan dan lemabaga penelitian untuk membentuk aliansi strategis pertama dari inovasi teknologi industri di pasar industri mesin konstruksi. Platform internet industri “Hanyun” saat ini telah menghubungkan lebih dari 800.000 unit peralatan, mengelola aset dengan total US$93,25 miliar, serta mencakup lebih dari 20 negara di sepanjang inisiatif “Belt and Road”.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular