Saturday, June 22, 2024
HomeEducationApa itu Hydraulic Breaker Excavator

Apa itu Hydraulic Breaker Excavator

Hydraulic breaker atau breaker merupakan tools untuk pekerjaan penghancuran (demolition) paling umum dan murah dalam pekerjaan konstruksi, pertambangan atau quarry. Pengoperasiannya cukup dengan hanya dipasangkan sebagai attachment pada alat berat seperti excavator atau skid steer loader yang pada umumnya membutuhkan cara pengoperasian yang tepat agar breaker bisa bertahan lama. 

Hydraulic breaker memiliki tenaga besar, mesin produktif yang dimanfaatkan untuk pengerjaan jalan beton atau aspal, menghancurkan pondasi beton, batu yang ditemukan ketika bekerja. Sehingga tidak jarang ketika sedang menggali permukaan tanah menemukan sebuah batu yang menghalangi pekerjaan perlu dihancurkan agar pekerjaan berjalan lancar. 

Salah satu fenomena yang sering timbul dari pengoperasian breaker yaitu blank firing, situasi dimana breaker tetap bekerja dengan tidak ada material yang dihancurkan atau material keras retak-retak, sehingga saat chisel (ujung breaker) menyentuh material tidak menemukan penghalang karena gaya tumbukan rendah membuat breaker menumbuk ruang kosong. 

Situasi blank firing juga bisa terjadi pada saat operator meningalkan unit alat berat karena ada keperluan dan membiarkan breaker tergantung di udara dalam mode bekerja, efek yang terjadi kerusakan inner part dari breaker membuat excavator atau alat berat yang digunakan mengalami kerusakan. Berbeda dengan sebuah produk yang kebanyakan disebabkan karena penggunaan dengan bekerja secara maksimal dan terus-menerus, namun blank firing ini breaker tetap bekerja walau tidak menumbuk material keras.  

Cara bekerja Breaker 

Sebuah breaker bekerja menggunakan gaya hidrodinamik dari unit alat berat, dimana oli hydraulik dipompa menghasilkan tekanan (pressure) masuk melalui in-port dan mengisi chamber.  

Oli hydraulik tersebut memenuhi ruangan chamber mendorong sebuah piston yang pada ujungnya mendapatkan gaya dorong dari gas Nitrogen (N2) dengan arah berlawanan. 

Gaya dorong dari oli hydraulik lebih besar dari gas N2 membuat piston terdorong membuka sebuah spool valve, mengalir dan mendorong chisel menumbuk material keras. 

Tumbukan tersebut memberikan gaya reaksi (reverse force) yang mendorong chisel bergerak kembali ke atas, menyebabkan tekanan balik pada oli hydraulik melalui valve dan mendorong piston ke bawah. Hal ini memperbesar tekanan piston bekerja secara berulang. 

Selama proses berlangsung, energi tumbukan yang dihasilkan ditransmisikan pada material keras yang ditumbuk, berbeda dengan situasi blank firing meskipun tidak adanya energi yang berpindah, hal ini menyebabkan terjadinya akumulasi energi. Dalam hukum kekekalan energi akan dikembalikan ke sistem breaker berupa teknan balik pada piston, valve, akumulator dan lain-lain. 

Besarnya energi dapat merusak piston dan bagian lain dengan hentakan keras seperti part-part internal dan breaker memberikan tekanan balik (pressure back) pada sistem hydraulik alat berat yang bisa menyebabkan kerusakan. 

Menghindari terjadinya blank firing, operator harus berkonsentrasi pada pekerjaan, sehingga tidak menumbuk ruang kosong dan menonaktifkan breaker apabila harus meninggalkan unit alat berat. 

Beberapa produk breaker terbaru dari merek tertentu memproduksi yang telah dilengkapi fitur anti blank firing secara otomatis merilis tekanan dari oli hydraulik berlebihan, sehingga tidak akan terjadi blank firing yang dapat merusak breaker. Saat mengoperasikan breaker, operator perlu memperhatikan ada tidaknya fitur anti blank firing ini, sehingga dapat mengontrol breaker saat beroperasi.  

Jenis alat hydraulic breaker

dalam pengoperasiannya, alat hydraulic breaker dibagi menjadi dua jenis cara, yaitu:

  1. Hand held hydraulic breaker

Hidraulic breaker yang bisa dipergunakan langsung oleh manusia. Alat ini memiliki tenaga lebih kecil dan dipergunakan untuk menjangkau tempat yang tidak bisa digunakan alat berat. 

  1. Hydraulic breaker yang dipasang pada alat berat 
oli pad alat berat

Hydraulic breaker yang dipasang pada alat berat seperti backhoe hingga excavator, dipergunakan untuk memecah material yang bisa dijangkau alat berat. Hydraulic breaker yang dipasang pada alat berat perlu mendapat perhatian khusus, salah satunya memperhatikan kapasitas dan tipe yang harus disesuaikan dengan alat berat itu sendiri. Kerja mesin pada alat berat memiliki kapasitas sebanding dengan hydraulic breaker berhubungan dengan kemampuan mesin alat berat dan tenaga yang dikeluarkan hydraulic breaker. 

Hydraulic breaker yang dipasang pada excavator, salah satu alat berat dengan kemampuan luar biasa, mudah didentifikasi dari keberadaan bucket, arm (lengan), trek yang bisa dipindahkan serta kabin tempat operator dalam mengendalikan pekerjaan. 

Dari segi ukuran, hydraulic breaker berkaitan dengan jangkauan mobilitas, kapasitas penggalian, pengangkatan dan pengangkutan. 

Kemampuan hydraulic breaker pada alat berat, yaitu: 

  • Membuat lubang besar, seperti penancapan tiang pancang/batang pondasi. 
  • Membantu aktivitas pertambangan. 
  • Membantu pekerjaan kehutanan. 
  • Membongkar atau menghancurkan material. 

Kemampuan hydraulic breaker pada alat berat dalam membantu pekerjaan berat tidak lepas dari bagian yang menyusunnya, sehingga membentuk alat berat canggih. Hydraulic breaker dapat diubah fungsinya sesuai kebutuhan pekerjaan tertentu dengan mengatur attachment, yaitu komponen yang bisa dibongkar maupun dipasang pada bagian depan alat berat menyesuaikan dengan jenis pekerjaan yang dihadapi. 

Untuk instalasi hydraulic breaker pada alat berat, dibutuhkan mounting kit yang dapat mengalirkan hydraulic oli dari pompa alat berat ke dalam breaker, agar sistem tidak sulit serta dapat memudahkan operational hendaknya menggunakan quick coupler dan pin grabbing yang dapat memudahkan posisi breaker. 

Hydraulic breaker sangat cocok digunakan untuk pekerjaan konstruksi maupun tambang, seperti: 

  • Pekerjaan jalan, baik beton maupun aspal. 
  • Penggalian untuk pekerjaan pondasi saat menemukan bebatuan atau menghancurkan pondasi beton atau lainnya. 
  • Pekerjaan penghancuran/pemutusan jembatan dan lainnya. 
Previous articleKomponen Crane
Next articleKomponen Hoist Crane
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular