Saturday, June 22, 2024
HomeExcavatorCamat IV Koto Butuhkan Alat Berat Tambahan Untuk Tangani Banjir

Camat IV Koto Butuhkan Alat Berat Tambahan Untuk Tangani Banjir

Penanganan pasca bencana banjir bandang yang terjadi di Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengalami kendala. Tim gabungan yang menangani wilayah setempat menuturkan adanya kekurangan alat berat yang beroperasi di wilayah tersebut

Bencana banjir bandang diketahui terjadi pada Sabtu 11 Mei 2024 sekitar pukul 22.15 WIB di wilayah Kabupaten Agam. Hujan lebat yang terjadi di wilayah tersebut menyebabkan air bah dari Sungai Tuhua meluap dan menerjang pemukiman warga di wilayah Nagari Koto Tuo.

Baca Juga: Alat Berat Dinas PUTR Agam Bantu Penanganan Pasca Banjir Lahar Dingin

Penanganan Banjir Hanya Dilakukan Menggunakan 1 Unit Alat Berat

Penanganan pasca bencana banjir di wilayah Agam, Sumatera Barat hingga saat ini masih terus dilakukan. Pemerintah setempat serta tim gabungan dan warga secara swadaya berusaha membersihkan material yang dibawa oleh air bah tersebut.

Namun hingga lebih dari satu minggu pada banjir terjadi penanganan di wilayah tersebut masih belum usai dan dinilai terkendala akibat kurangnya peralatan yang diturunkan.

Baca Juga: Pemkab Agam Terjunkan 3 Alat Berat Untuk Pemulihan Pasca Banjir

Pembersihan Irigasi Jadi Target Aktivitas Baru yang Membutuhkan Alat Berat

Camat IV Koto Subchan menuturkan bahwa hingga saat ini terdapat satu unit alat berat yang beroperasi di wilayahnya untuk membersihkan material banjir seperti kayu, batu, sampah dan material lainnya. Menurut Subchan, meskipun penggunaan alat tersebut cukup efektif namun pihaknya menilai penambahan alat bisa menjadi solusi yang baik untuk mempercepat proses pemulihan wilayah Kecamatan Ampek Koto.

Bencana banjir ini diketahui menyebabkan 15 orang meninggal dan puluhan rumah lainnya rusak. Beberapa fasilitas umum seperti gedung sekolah juga mengalami kerusakan berat.  Penanganan berupa pencarian korban serta pembersihan material banjir terus dilakukan bersamaan dengan penyaluran bantuan logistik dan medis untuk para korban yang berdatangan dari beberapa instansi dan relawan.

Baca Juga: Kekurangan Alat Berat, Gubernur Sumbar Siap Ganti Uang Sewa Alat

Subchan menilai area tersebut membutuhkan tambahan alat berat untuk pembersihan wilayah karena alat yang saat ini beroperasi berfokus pada pengevakuasian material yang dibawa oleh air bah. Ia menilai penambahan alat baru nantinya bisa digunakan untuk membersihkan fasilitas umum serta rumah dan normalisasi irigasi di wilayah tersebut.

Berkaitan dengan kebutuhan alat berat ini, pihaknya telah menghubungi pemerintah kabupaten untuk meminta bantuan dan hingga saat ini masih terus diusahakan. Subchan berharap penambahan peralatan ini bisa dilakukan secepatnya karena pihak kecamatan dan warga setempat khawatir jika air kembali naik dengan kondisi irigasi yang masih tersumbat dan berpotensi menimbulkan bencana banjir lainnya.

Sumber: padang.tribunnews.com

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular