Saturday, January 28, 2023
HomeExcavatorDinas PUPR Kabupaten TTS Gerak Cepat Turunkan Alat Berat Untuk Tangani Longsor...

Dinas PUPR Kabupaten TTS Gerak Cepat Turunkan Alat Berat Untuk Tangani Longsor Akibat Gempa Maluku

Selasa 10 Januari 2023, gempa terjadi berkekuatan magnitudo 7,5 dengan pusat gempa di Maluku Barat Daya. Dampak gempa sendiri ternyata bukan hanya dirasakan di wilayah Maluku namun juga terasa hingga ke Nusa Tenggara Timur hingga Dinas PUPR setempat menerjunkan alat berat untuk menangani dampak gempa ini.

Salah satu wilayah yang terdampak gempa Maluku ini adalah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Beberapa jalan aspal yang berada di Kabupaten TTS diketahui mengalami retakan disertai longsor di sekitar jalan diduga akibat gempa tersebut.

Baca Juga : Pembersihan Terkendala Alat Berat, Jalan di Kokap Tertutup Longsor Selama 3 Hari

Alat Berat Milik Dinas PUPR TTS Tangani Longsor

Gempa yang terjadi pada selasa dini hari ini diketahui terasa hingga ke 11 daerah lain di wilayah Nusa Tenggara Timur. Selain kabupaten TTS, beberapa daerah lain yang turut merasakan gempa Maluku ini diantaranya Kabupaten Alor, Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Lembata, Kabupaten Kupang, Kelurahan Kolhua, Bakunase, Rote, Sabu, Ende, hingga Kota Kupang.

Gempa yang diduga disebabkan oleh subduksi Laut Banda ini juga menyebabkan beberapa ruas jalan di Kabupaten TTS retak hingga amblas. Longsor yang ikut terjadi sebagai salah satu dampak gempa ini juga menyebabkan ruas jalan tersebut tidak bisa diakses oleh kendaraan dan memutus beberapa jalur perjalanan.

Penanganan Longsor Dan Retakan Jalan dengan Alat Berat

Setelah mengetahui adanya dampak gempa di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Dinas PUPR setempat segera menurunkan alat berat untuk menangani dampak-dampak tersebut. Salah satu jalan yang diketahui terdampak cukup besar adalah jalur Jalan Kolonakaf, Desa Napi, Kecamatan Kie.

Marthelens Ch Liu selaku Kepala Dinas PUPR TTS menuturkan bahwa pihaknya langsung menginstruksikan petugas terkait untuk membawa excavator ke ruas Jalan Kolonakaf agar penanganan darurat bisa segera dilakukan. Pada Selasa pagi, satu unit excavator sudah terlihat beroperasi untuk mengevakuasi material longsor yang memutus akses jalan.

“Kita lakukan tindakan penanganan darurat tanpa menunggu apapun. Akses transportasi dan barang diprioritaskan agar tidak ada keterlambatan. Target kita jam 3 sore jalan sudah bisa digunakan seperti sedia kala” Ujar Liu. Ruas Jalan Kolonakaf ini sebenarnya merupakan ruas jalan provinsi sehingga Dinas PUPR TTS juga harus berkoordinasi dengan pihak kedinasan di Provinsi untuk langkah perbaikan selanjutnya.

alat berat
inews.id

Ruas Jalan Kolonakaf juga diketahui merupakan jalur utama di wilayah tersebut dan tidak ada jalur alternatif di sekitarnya. Hal ini membuat masyarakat sekitar juga langsung ikut bergerak untuk ikut melakukan perbaikan manual agar jalan tersebut bisa segera dilewati.

Excavator yang diturunkan ke lokasi diketahui hanya memindahkan material longsor dari tengah jalan ke bagian samping jalan serta meratakan jalan tersebut sehingga jalan tersebut bisa segera digunakan. Dinas PUPR telah kendaraan bantuan kendaraan lainnya untuk mengangkut material longsor tersebut agar tidak menumpuk di sekitar jalan utama. Pada pukul satu siang, jalan tersebut akhirnya bisa dilewati kembali setelah dilakukan penanganan darurat dan manual.

Wakil Bupati Timor Tengah Selatan Jhonny Army Konay juga menuturkan bahwa pasca gempa terjadi, beberapa team diterjunkan ke beberapa lokasi terpisah untuk meninjau dampak gempa yang terjadi dan ruas jalan mana saja yang harus mendapat penanganan. Beberapa team lainnya juga diturunkan untuk melakukan pendataan kepada masyarakat sekitar untuk mengetahui apakah gempa tersebut menimbulkan korban dari warga atau tidak.

Kedatangan alat berat dari Dinas PUPR dinilai menjadi tindakan yang tepat dan efektif sehingga masyarakat sekitar bisa tetap beraktivitas seperti sediakala meski ruas jalan tersebut terkena dampak gempa. Masyarakat juga diminta untuk tetap waspada terhadap kondisi sekitar yang ada saat ini agar terhindar dari dampak yang lebih besar.

Sumber : kupang.tribunnews.com

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular