Saturday, January 28, 2023
HomeExcavatorDLH Kepulauan Seribu Harapkan Bantuan Alat Berat Untuk Tangani Lautan Sampah Pesisir...

DLH Kepulauan Seribu Harapkan Bantuan Alat Berat Untuk Tangani Lautan Sampah Pesisir Marunda Kepu

Permasalahan yang berkaitan dengan sampah masih menjadi salah satu persoalan yang belum bisa ditangani dengan baik di Indonesia. Salah satu kasus tumpukan sampah terjadi di Pesisir Marunda Kepu hingga membuat DLH Kepulauan Seribu mengharapkan bantuan alat berat dari pemerintah.

Bukan tanpa alasan, bantuan ini dinilai akan mempercepat proses pengangkutan tumpukan sampah yang ada di Pesisir Marunda Kepu tersebut. Bukan hanya tumpukan sampah biasa, Pesisir Marunda Kepu saat ini bahkan lebih terlihat seperti lautan sampah karena volume sampah yang ada baik di permukaan ataupun yang tenggelam di bawah air sangat banyak.

Baca Juga : Tumpukan Sampah Mengganggu Pemandangan di Kota Tabanan Akibat Alat Berat yang Rusak

Tanpa Alat Berat, Sampah Ditangani Secara Manual

Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu tidak tinggal diam berkaitan dengan kondisi tumpukan sampah tersebut. Setiap harinya, puluhan petugas DLH terus berusaha mengurangi volume sampah dengan mengangkat sampah dari Pesisir Marunda Kepu.

Sayangnya volume sampah yang terlalu banyak menyebabkan petugas kesulitan untuk membersihkan Pesisir Marunda Kepu tersebut. Hingga 13 Januari 2023, volume sampah tersebut tetap terlihat sangat banyak meski petugas berhasil mengangkat sampah hingga sekitar 2 ton per hari dari lokasi tersebut.

DLH Kepulauan Seribu Kesulitan Menyediakan Alat Berat

Bukan hanya faktor tingginya volume sampah, sistem pembersihan sampah yang dilakukan secara manual menggunakan alat sederhana seperti cangkrang membuat proses pembersihan berjalan lebih lambat. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kepulauan Seribu megaku bahwa pihaknya memang tidak bisa menurunkan alat berat untuk membersihkan sampah ini karena tidak memilikinya.

Supendi selaku Koordinator Lapangan Sudin Lingkungan Hidup Kepualuan Seribu memang tidak memiliki alat yang bisa membantu proses pembersihan sampah seperti excavator. Pihaknya perlu melakukan pengajuan bantuan kepada dinas-dinas terkait yang telah memiliki alat ini seperti Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Badan Air jika ingin mendapatkan pinjaman excavator sementara.

Proses pembersihan sampah menggunakan excavator memang dinilai akan jauh lebih efektif dan efisien hingga volume sampah yang diangkat dari Pesisir Marunda Kepu nantinya bisa lebih banyak dalam satu hari. Tindakan Pemprov DKI untuk membantu pengadaan peralatan sangat diharapkan agar masalah tumpukan sampah ini bisa segera terselesaikan.

Pesisir Marunda Kepu Langganan Jadi Tempat Tumpukan Sampah

alat berat
megapolitan.kompas.com

Bukan hanya terjadi kali ini saja, Pesisir Marunda Kepu ternyata memang telah menjadi sarang sampah sejak bertahun-tahun yang lalu. Sampah yang menumpuk di Marunda diketahui berasal dari 13 aliran kali di Jakarta dan sekitarnya yang terbawa arus dan angin barat hingga menumpuk di pesisir ini.

Kawasan pesisir yang terletak di Kampung Nelayan Marunda Kepu RT/RW 008/007 Kelurahan Marunda Kecamatan Cilingcing Jakarta Utara ini juga menjadi salah satu tempat para nelayan menyimpan perahu untuk melaut. Keberadaan tumpukan sampah setiap tahunnya membuat nelayan kesulitan melaut dan harus menyimpan perahunya jauh dari daratan karena terhalang oleh tumpukan sampah tersebut.

Salah satu nelayan berinisial A(60) menuturkan bahwa tumpukan sampah ini terus berdatangan setiap tahunnya terutama saat musim hujan hingga membuat A dan nelayan lainnya sulit untuk melaut. Menurutnya tumpukan sampah yang mempersulit nelayan adalah sampah yang berada di bawah permukaan air.

Saat sedang melaut, sampah-sampah di bawah air akan melilit mesin perahu sehingga nelayan harus mematikan mesin terlebih dahulu dan membersihkan sampah tersebut sebelum akhirnya meneruskan aktivitas melautnya. Para nelayan yang melihat betapa sulitnya petugas DLH membersihkan sampah juga berharap Pemprov DKI segera memberikan bantuan alat berat agar pembersihan sampah bisa lebih cepat terselesaikan.

Seluruh sampah yang diangkut dari pesisir Marunda Kepu ini nantinya akan di kirim ke TPST Bantar Gebang di Tambun untuk ditangani lebih lanjut. Dengan penanganan yang lebih baik, diharapkan kondisi lingkungan Pesisir Marunda Kepu bisa kembali indah dan bersih seperti sedia kala.

Sumber : nasional.kompas.com

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular