Monday, July 15, 2024
HomeEducationEmiten Batubara ADRO Siapkan Capex Tinggi Untuk 2024

Emiten Batubara ADRO Siapkan Capex Tinggi Untuk 2024

PT. Adaro Energy Tbk (ADRO) merupakan salah satu emiten batubara berskala besar di Indonesia. Setiap tahunnya, ADRO selalu menarik perhatian berkat performa sektor pertambangan dan berbagai strategi bisnisnya.

Di tahun 2024, ADRO juga telah menyiapkan berbagai strategi bisnisnya untuk meningkatkan performa tahunannya. Salah satu persiapan yang telah dilakukan adalah dengan menyediakan capex yang cukup tinggi untuk tahun 2024.

Baca Juga: Sejarah Pendirian Dan Transformasi Bisnis Emiten Alat Berat ADRO

Capex Emiten Batubara ADRO Tahun 2024 Untuk Investasi

ADRO diketahui menutup tahun 2023 dengan performa yang memuaskan. Meski ADRO membukukan penurunan laba bersih pada 2023 dibandingkan tahun 2022, namun ADRO diketahui memiliki produksi batubara yang melebihi target selama tahun 2023 lalu.

ADRO membukukan penurunan laba bersih dari US$ 2,49 miliar di tahun 2022 menjadi US$ 1,64 miliar di tahun 2023. Dari segi pendapatan, ADRO juga mengalami penurunan dari US$ 8,10 miliar pada 2022 menjadi US$ 6,51 miliar pada 2023.

Emiten Batubara ADRO Akan Penuhi Capex Dari Internal

emiten batubara
Pasca Bukukan Laba Bersih Dan Pendapatan 2023, ADRO Mulai Melancarkan Sejumlah Strategi Bisnis Di 2024

Melihat performa selama tahun 2023, emiten batubara ADRO diketahui menganggarkan capital expenditure (capex) untuk tahun 2024 berkisar antar US$ 600 juta hingga US$ 700 juta. Febriati Nadira selaku Head of Corporate Communication ADRO menuturkan bahwa pemenuhan capex ini akan diperoleh secara internal mengingat ADRO memiliki posisi kas dan neraca yang cukup kuat.

Pada Jum’at (08/03/2024), Febriati juga menuturkan bahwa anggaran capex tahun 2024 ini nantinya akan digunakan dalam beberapa kebutuhan terutama investasi. ADRO akan memperkuat investasi di beberapa aspek diantaranya infrastruktur PT. Muruwai Coal serta investasi alat berat dan tongkang. ADRO juga berencana untuk memaksimalkan pembangunan smelter aluminium dan fasilitas pendukung di sekitar smelter.

Selain memaksimalkan penggunaan capex, ADRO juga sedang bersiap untuk memaksimalkan performa target volume penjualan ADRO untuk tahun 2024. ADRO diketahui menargetkan volume penjualan batubara termal berkisar antar 61 hingga 62 juta ton serta target volume penjualan batubara metalurgi dari ADMR senilai 4,9 hingga 5,4 juta ton selama tahun 2024.

Emiten batubara ADRO siap menutup triwulan pertama di tahun 2024 dengan berbagai target dan persiapan untuk periode tahun 2024. Tidak hanya mempersiapkan capex dan target penjualan, ADRO juga telah mengambil langkah bisnis maksimal di awal tahun 2024 salah satunya dengan peletakan batu pertama di PLTA Kalimantan Utara dan memulai konstruksi smelter aluminium di Kalimantan Utara.

sumber: investasi.kontan.co.id

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular