Saturday, June 22, 2024
HomeAlat beratEmiten Tambang UNTR Siap Perbesar Bisnis Lewat Akuisisi

Emiten Tambang UNTR Siap Perbesar Bisnis Lewat Akuisisi

Meski telah menjadi salah satu perusahaan besar di Indonesia, PT. United Tractors Tbk. (UNTR) terus berusaha memperbesar bisnisnya melalui berbagai strategi salah satunya melalui akuisisi perusahaan-perusahaan terkait di sektor tertentu.

Baru-baru ini, emiten tambang dari Grup Astra ini menggelar konferensi pers pada Rabu (24/04/2024) untuk mengumumkan rencana untuk melanjutkan aksi akuisisi tambang mineral dan energi baru terbarukan (EBT) di tahun 2024.

Tidak tanggung-tanggung, perseroan mengalokasikan dana sebesar US$2 miliar untuk membiayai rencana ekspansi ini. UNTR memang diketahui telah melakukan ekspansi melalui akuisisi perusahaan sejak beberapa tahun belakangan ini.

Baca Juga: Emiten Alat Berat UNTR Siap Bagikan Dividen Tahun 2023

Emiten Tambang UNTR Akuisisi Perusahaan Di Sektor EBT

Langkah akuisisi yang dilakukan UNTR sendiri belakangan berfokus pada sektor tambang mineral dan energi baru terbarukan (EBT). Frans Kesuma selaku Presiden Direktur United Tractors menegaskan bahwa dalam akuisisi ini, UNTR akan mencari aset yang memiliki potensi, memenuhi kriteria ESG dan biodiversitas, serta memiliki permintaan pasar yang kuat.

Akuisisi yang dilakukan UNTR juga dilakukan dengan cukup hati-hati salah satunya dengan melakukan analisa mendalam untuk mengetahui peluang dari keberhasilan akuisisi tersebut. Beberapa aset EBT yang kini diperoleh UNTR melalui akuisisi juga didapatkan melalui proses yang teliti dengan Mempertimbangkan berbagai sisi.

Emiten Tambang UNTR Cari Peluang EBT yang Tepat

Menurut Frans Kesuma, emiten tambang UNTR saat ini memiliki aset EBT berupa PLTA melalui PT. Arkora Hydro Tbk. (ARKO). Selain aset tersebut, UNTR masih berusaha mencari peluang lain yang lebih tepat dan tidak ingin terburu-buru melakukan akuisisi.

Frans juga mengaku sebenarnya UNTR merasa cukup optimis dengan prospek EBTdi Indonesia Timur, seperti solar PV dan energi angin. Namun, dia menuturkan bahwa permintaan untuk EBT di wilayah tersebut masih terpusat di Jawa. Kondisi ini membuat UNTR belum berani masuk untuk mengakuisisi perusahaan yang terkait dengan EBT di Indonesia Timur.

emiten tambang
UNTR Gelar Konferensi Pers Umumkan Kesiapan Akuisisi Perusahaan EBT di 2024

Dalam akuisisi tambang mineral, UNTR juga mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk potensi, ESG, dan biodiversitas. Perseroan berkomitmen untuk menjalankan bisnis secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.

“Kami memiliki neraca keuangan yang kuat dan dapat menggunakan dana internal maupun eksternal untuk membiayai akuisisi ini,” jelas Frans. “Kami juga memiliki tim yang berpengalaman dalam melakukan akuisisi dan integrasi.”

Direktur United Tractors, Iwan Hadiantoro, menambahkan bahwa perseroan memiliki kas yang cukup untuk membiayai belanja modal sebesar US$1,4 miliar. Namun, untuk kebutuhan bisnis-bisnis investasi baru UNTR di sektor mineral, perseroan juga akan mencari pendanaan dari pihak ketiga.

“Kami telah melakukan fundraising sekitar US$1 miliar di United Tractors dan US$1 miliar di PAMA (PT. Pamapersada Nusantara),” ungkap Iwan. “Kami harap dengan adanya standby facility ini, kami dapat membiayai kebutuhan investasi dengan lebih fleksibel.”

Dengan rencana akuisisi ini, emiten tambang United Tractors optimis dapat memperkuat posisinya sebagai pemain utama di industri pertambangan dan EBT di Indonesia. Perseroan berkomitmen untuk berkontribusi pada pembangunan nasional dan mendukung transisi energi menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Sumber: market.bisnis.com

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular