Saturday, December 3, 2022
HomeAlat beratFungsi dan Interval Pergantian Oli Alat Berat

Fungsi dan Interval Pergantian Oli Alat Berat

Fungsi dan Interval Pergantian Oli Alat BeratSeperti yang kita tahu bahwa oli merupakan bagian yang sangat penting untuk mesin. Oli merupakan bagian yang akan selalu dibutuhkan oleh semua kendaraan bermesin. Berkaitan dengan oli pada alat berat, salah satu fungsinya adalah untuk menjaga agar performa mesin tetap maksimal. Selain itu, untuk fungsi spesifik oli pada alat berat adalah sebagai berikut:

  • Mencegah korosi: Mesin yang sudah lama tidak dipanaskan berpotensi mengakibatkan terjadinya korosi. Untuk itu, peran oli di sini sangat penting karena mampu mencegah terjadinya korosi yang berakibat pada kerusakan mesin
  • Meredam panas: mesin yang digunakan untuk menjalankan tugas dalam waktu lama akan membuat mesin tersebut cepat panas. Oli atau pelumas berfungsi untuk meredam panas mesin sehingga kinerja mesin tetap optimal.
  • Mencegah keausan: setiap komponen pada mesin akan selalu mengalami gesekan antara komponen satu dengan komponen lainnya. Kondisi ini mengakibatkan mesin mengalami keausan. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, maka mesin perlu diberi pelumas.
  • Melawan oksidasi: setiap oli sudah dilengkapi dengan zat aditif. Salah satunya adalah zat anti oksidan yang akan mencegah agar tidak terjadi oksidasi pada molekul pelumas

Dengan semua fungsi yang dimiliki oleh pelumas tersebut, maka tidak bisa kita pungkiri bahwa oli memang sangat dibutuhkan mesin alat berat. Ketika oli dalam kondisi bagus, maka performa mesin akan tetap terjaga. Sebaliknya, jika oli dalam kondisi jelek atau dengan kata lain harus segera diganti, maka Anda harus segera mengganti oli tersebut agar mesin tidak sampai mengalami permasalahan yang bisa berpengaruh terhadap performa alat berat dalam menjalankan tugasnya.

Interval Pergantian Oli Alat Berat

oli pad alat berat

Seperti yang kita tahu bahwa beberapa lokasi perusahaan tambang ada di dataran tinggi atau pegunungan yang tentunya ada banyak alat berat yang digunakan untuk menjalankan setiap pekerjaannya. Salah satu contoh perusahaan tersebut adalah Freeport Indonesia yang berada di di ketinggian antara 0 sampai 4000 meter.

Alat berat yang digunakan untuk beroperasi di dataran tinggi akan menjalankan tugas yang lebih berat karena disebabkan oleh kerapatan udara yang kurang padat jika dibandingkan dengan udara yang terdapat di permukaan laut. Hal ini mengakibatkan kandungan oksigen menjadi lebih sedikit. Di sisi lain, mesin memerlukan udara (oksigen) yang cukup agar dapat proses pembakaran bahan bakar menjadi lebih efisien.

Mesin diesel yang dioperasikan di tempat yang tinggi berpotensi mengalami beberapa kondisi seperti di bawah ini.

  • Perungangan daya
  • Peningkatan asap knalpot
  • Suhu knalpot yang lebih tinggi
  • Meningkatnya kadar jelaga atau karbon deposit-soot yang ada di dalam oli
  • Menyebabkan kecepatan turbocharger menjadi lebih tinggi

Oleh sebab itu, Anda harus bisa menjaga kondisi dan performa mesin. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan rutin mengganti oli pada alat berat yang Anda gunakan tersebut secara rutin. Yang tidak kalah penting adalah Anda harus menggunakan oli yang berkualitas tinggi dari merek yang terbaik agar oli tersebut mampu melumasi mesin yang bekerja lebih berat tersebut.

Biasanya, perusahaan yang mendesain mesin akan menyediakan manual book yang menyesuaikan dengan kebutuhan mesin tersebut. Dengan kata lain, kebutuhan antara satu mesin dengan mesin yang lainnya bisa berbeda tergantung seberapa berat beban kerja yang harus dijalankan. Misalnya, untuk mesin yang digunakan pada ketinggian 6000 kaki atau di bawah 1830 meter, maka disarankan oli diganti pada 500 jam operasi.

Sementara itu, mesin yang beroperasi di atas 6000 kaki disarankan untuk mengganti oli untuk setiap 250 jam operasi. Selain itu, Anda juga perlu menjalankan program analisis dan sampling oli jika mau memperpanjang oli mesin untuk selain 250 jam. Setelah melakukan analisa dan memang sampel oli yang digunakan tidak ada tanda-tanda keausan dan oksidasi, maka pergantian oli dapat diperpanjang 50 jam jadi 300 jam.

Kemudian evaluasi terhadap oli harus tetap berlanjut pada setiap 3 kali service untuk memastikan apakah oli yang ada pada mesin alat berat tersebut kondisinya masih bagus atau memang sudah waktunya diganti. Jangan sampai Anda telat ganti oli karena bisa mempengaruhi performa mesin. Terlebih jika alat berat tersebut digunakan setiap hari serta selalu digunakan untuk menjalankan tugas yang berat.

Tips Memilih Oli Terbaik Untuk Alat Berat

oli pad alat berat

Setelah mengetahui betapa pentingnya fungsi oli pada alat berat, maka informasi yang juga tidak boleh Anda lewatkan adalah  tips-tips penting untuk memilih oli terbaik. Salah memilih oli hanya akan menyebabkan masalah mesin. Tedapat dua tips dalam memilih oli yang benar yaitu:

  • Pilih oli pada alat berat berdasarkan petunjuk yang sudah tertera di buku manual. Anda tinggal mengecek buku manual untuk mendapatkan informasi kira-kira oli apa yang pas untuk mesin pada alat berat yang Anda gunakan
  • Pastikan menggunakan oli dari merek terpercaya yang kualitasnya sudah diakui

Itulah informasi yang bisa kami sampaikan. Kesimpulannya, pergantian oli pada alat berat harus menyesuaikan kebutuhan dari masing-masing alat berat tersebut. Alat berat yang digunakan di dataran tinggi dan untuk menjalankan tugas yang berat perlu sering dilakukan pengecekan kondisi olinya.

Anda bisa melihat informasi tentang kapan Anda harus mengganti oli berdasarkan buku manual yang sudah tersedia. Selain itu, pastikan Anda memilih oli dengan kualitas terbaik dan merek yang terpercaya. Dengan begitu, oli pada alat berat yang Anda gunakan mampu memberikan performad pada mesin sehingga mampu mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular