Saturday, January 28, 2023
HomeEducationKomponen Alat Berat Bulldozer

Komponen Alat Berat Bulldozer

Buldozer termasuk tipe alat berat yang dipergunakan untuk mendorong, menggali maupun menarik material seperti pasir, tanah, bebatuan dan lainnya. Bulldozer banyak ditemukan dalam berbagai pekerjaan terutama berhubungan dengan perpindahan tanah atau material, dikarenakan memiliki kekuatan dorongan yang sangat tinggi. Serta dapat beroperasi pada daerah yang lunak atau keras.

Untuk kebutuhan pembangunan proyek infrastruktur, bulldozer merupakan alat berat yang paling akrab di telinga, dengan alat ini memegang peran penting dalam menyelesaikan pekerjaan secara tepat, cepat dan efisien.

Pada umumnya mobilisasi bulldozer seperti traktor sebagai media penggerak secara mudah dengan menggunakan sistem hidrolik yang dapat menggerakkan perangkat kerja bulldozer dalam proses sebuah pembangunan konstruksi.

Pengertian Bulldozer

Bulldozer merupakan jenis alat berat yang dipergunakan dalam sebuah pembangunan konstruksi untuk proses pemerataan tanah atau material, seperti penggalian, mendorong, menggusur, menarik dan menimbun berbagai material, mulai dari permukaan keras sampai lunak (rawa).

Pada dasarnya bulldozer bertipe traktor, diberi perlengkapan lain yang dapat melakukan berbagai pekerjaan sesuai dengan kebutuhan, menggunakan rantai dan dilengkapi blade atau pisau bagian depannya.

Fungsi Bulldozer

Beberapa fungsi bulldozer dalam berbagai pekerjaan alat berat, yaitu:

1.  Pembabatan atau penebasan (clearing)

Pembabatan atau penebasan (clearing) mampu membersihkan lahan atau lokasi dari adanya semak-semak, pohon, sisa penebangan pohon, gundukan tanah atau batu dan berbagai hal yang dapat mengganggu daerah kerja. Hal ini dapat dilakukan dengan mendorong atau menarik pohon yang akan dibersihkan sebelum atau bersamaan dengan proses pemerataan material.

2.  Merintis (pioneering)

Pekerjaan yang dilakukan setelah proses pembabatan atau penebasan, biasa digunakan untuk meratakan daerah kerja, pembuatan jalan dan lain sebagainya agar mempermudah proses pekerjaan dilakukan dengan menggunakan bulldozer.

3.  Menggali atau mengangkut jarak pendek

Bulldozer digunakan untuk menggali dan mengangkut material hanya mampu bergerak atau mendorong pada jarak 200 kaki, dikarenakan secara umum tidak efektif untuk pekerjaan jarak jauh, misal: pembuatan tanggul, dam dan aliran air di tepi jalan, jadi jika lebih dari itu dapat menyebabkan berbagai permasalahan pada bulldozer.

4.  Menyebarkan material

Blade pada bulldozer dapat meratakan atau menyebarkan material dengan ketebalan tertentu sesuai dengan kebutuhan, yaitu material berupa gundukan akan didorong dan disebarkan pada daerah yang membutuhkan.

5. Proses penimbunan kembali

Bulldozer dapat digunakan untuk menimbun berbagai pekerjaan bekas galian seperti pam, gorong-gorong, fondasi dan lain sebagainya. Dalam hal ini prosesnya sama dengan menyebarkan material dengan didorong sampai material menutup lubang tersebut.

6.  Menarik sesuatu

Bulldozer memiliki tenaga yang sangat besar, maka dapat dipergunakan untuk menarik sesuatu seperti pohon atau alat berat lainnya.

Komponen Bulldozer

Bulldozer mempunyai beberapa komponen yang memiliki fungsi dan tugas berbeda-beda, yaitu:

1. Blade

Salah satu komponen bulldozer yang memiliki fungsi mendorong material, seperti serok yang mempunyai kekuatan tinggi dan terbuat dari besi atau campuran. Terdapat beberapa jenis blade dalam penggunaannya, yaitu:

  • Universal blade, untuk mendorong material dengan jumlah banyak.
  • Straight blade, untuk berbagai jenis medan dan pekerjaan.
  • Angling blade, untuk side casing, pioneering road, cutting ditches dan side hill cut.
  • Cushion blade, untuk merendam terjadinya tumbuhan karena dilengkapi cushion rubber.
  • Bowl dozer, untuk meningkatkan efisiensi bulldozer dalam proses pendorongan atau pengangkatan material.
  • Lisght material u blade, untuk material non kohesif yang ringan seperti lumpur.
2.  Lift Cylinder

Salah satu komponen bulldozer yang memiliki fungsi untuk menggerakkan blade, salah satu power cylinder yang akan meneruskan tenaga hidrolik memposisikan blade sesuai kebutuhan, melalui lever yang ada di cabin.

3.  Carier Roller

Salah satu komponen bulldozer yang memiliki fungsi menahan main frame, juga berfungsi untuk menahan track shoe agar tetap berada pada posisinya sehingga dapat bermobilisasi dengan baik.

4.  Sprocket

Salah satu komponen bulldozer yang memiliki fungsi menggerakkan track, dimana gear yang akan meneruskan tenaga putar dari engine sesuai kebutuhan.

5.  Main Frame

Salah satu komponen bulldozer yang memiliki fungsi sebagai alur carier roller, rangka utama bagian undercarriage bulldozer sebagai tempat track roller yang menahan track shoe pada posisinya.

6.  Straight Frame

Salah satu komponen bulldozer yang memiliki fungsi sebagai batang penyanggah blade, dapat dibilang sebagai lengan blade atau tumpuan blade yang berhubungan langsung dengan blade melalui engsel agar blade dapat bergerak bebas dalam proses pengerukan atau pengangkatan material.

7.  Track

Salah satu komponen bulldozer yang memiki fungsi sebagai roda bulldozer, bagian dari bulldozer yang akan berhubungan langsung dengan permukaan jalan ke tenaga putar dari engine agar bulldozer dapat bergerak.

8. Cutting Edge

Salah satu komponen bulldozer yang merupakan bagian dari blade, memiliki fungsi meratakan permukaan tanah dengan baik.

9.  End Bit

Salah satu komponen bulldozer pada bagian samping atau pojokan blade yang menjorok agak keluar, memiliki fungsi untuk menyerok material agar masuk kedalam blade.

10. Cabin

Salah satu komponen bulldozer yang terletak pada bagian upperstructure bulldozer, memiliki fungsi sebagai tempat duduk operator dan ruang kendali bulldozer.

11. Engine

Salah satu komponen bulldozer sebagai penggerak untuk menghasilkan tenaga putar sesuai kebutuhan.

Perlengkapan Tambahan Bulldozer

Selain blade yang menjadi komponen dalam bulldozer, ada beberapa perangkat lainnya yang dapat dipasangkan pada bagian belakang bulldozer, yaitu:

1.       Ripper

Alat yang mempunyai fungsi membongkar material yang tidak dapat menggunakan blade dan biasa dipergunakan pada konstruksi pertambangan atau pekerjaan pembuatan jalan.

2.       Winch

Pada umumnya mempunyai fungsi sebagai penarik material, seperti mengeluarkan kayu dari hutan dan hal-hal serupa lainnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular