Saturday, June 22, 2024
HomeAlat beratLagi, Alat Berat Terbakar Di Area Proyek Tanpa Diketahui Penyebabnya

Lagi, Alat Berat Terbakar Di Area Proyek Tanpa Diketahui Penyebabnya

Kebakaran yang menghanguskan alat berat kembali terjadi. Kali ini sebuah excavator terbakar di area pesawahan Desa Gampong Geulanggang Kecamatan Ulim Kabupaten Pidie Jaya Aceh. Kebakaran yang terjadi pada Jumat 2 Juni 2023 ini menarik perhatian masyarakat di sekitar TKP karena terjadi secara tiba-tiba.

Sekitar pukul 22.30 WIB sebuah excavator dari brand Hitachi terbakar tanpa adanya tanda-tanda penyebab kebakaran di sekitar excavator tersebut. Excavator tersebut terbakar di sebuah area persawahan di mana area tersebut merupakan lokasi proyek pembangunan saluran irigasi milik Dinas Pengairan setempat.

Baca Juga : Polisi Selidiki Kasus Pembakaran Sebuah Alat Berat Di Yapen

Alat Berat Terbakar Di Area Proyek Irigasi Saat Alat Tidak Beroperasi

Berdasarkan informasi dari beberapa warga, kobaran api di tengah persawahan tiba-tiba saja terlihat oleh warga sekitar pada pukul 22.30 WIB sehingga warga langsung menghubungi Polsek Ulim dan pemadam kebakaran untuk menindaklanjuti kejadian tersebut. Pemadam kebakaran mendatangkan dua unit mobil pemadam yang sampai sekitar 15 menit pasca laporan. Damkar langsung berusaha memadamkan api yang berkobar dan akhirnya api berhasil dipadamkan setelah 30 menit lamanya.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini karena kondisi proyek yang sedang dihentikan. Sayangnya sebagian besar bagian excavator hangus akibat kebakaran hebat yang dialaminya.

Iptu Irfan selaku Kasat Reskrim Polres Pidie Jaya mengaku langsung menerjunkan personel ke TKP untuk menyelidiki kejadian tersebut. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat mengaku masih belum mengetahui penyebab dari terbakarnya excavator ini.

Polisi Sulit Memastikan Penyebab Alat Berat Terbakar

Proyek pembangunan irigasi di Gampong Geulanggang kecamatan Ulin Kabupaten Pidie jaya ini merupakan proyek pemerintah yang menggunakan anggaran APBA senilai 3,7 miliar rupiah dan dilakukan dengan mengadakan tender. Adapun excavator yang terbakar tersebut diketahui merupakan teknik PT. Sultanjaya selaku salah satu pemenang tender tersebut.

alat ebrat
Lokasi Excavator yang Terbakar Dikelilingi Oleh Garis Polisi

Namun hingga saat ini Polres Pidie Jaya menuturkan bahwa PT. Sultanjaya maupun pemenang tender lainnya masih belum ada yang melaporkan kejadian pembakaran alat berat tersebut maupun mengklaim kerugian akibat kejadian nahas ini. Meski belum ada laporan dari pihak terkait, namun kepolisian tetap melakukan penyelidikan terhadap excavator yang dibakar di pesawahan ini.

Personel yang diturunkan oleh kepolisian masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan dan olah TKP meski pemadaman api telah berhasil dilakukan. Garis polisi juga telah dipasang di TKP untuk mengamankan barang bukti dan lokasi kejadian.

Seluruh personel juga terus mengumpulkan keterangan dari warga sekitar dan barang bukti di sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan penuturan warga, hubungan antara warga dengan para pekerja maupun petinggi proyek terjalin dengan baik dan tidak pernah ada masalah maupun kesalahpahaman apapun.

Mengenai excavator yang terbakar, warga menuturkan bahwa excavator tersebut sudah tidak dipakai untuk proyek pembangunan irigasi sekitar 2 hingga 3 hari lamanya. Hal ini dikarenakan proyek pembangunan tersebut telah hampir selesai dilakukan sehingga peran excavator sudah tidak diperlukan lagi.

Sebelumnya excavator tersebut memiliki fungsi utama untuk memindahkan media cetakan saluran beton di proyek pembangunan irigasi tersebut. Namun karena akan dikeluarkan dari lokasi proyek setelah menyelesaikan tugasnya, excavator ini kemudian dipisahkan dari peralatan lainnya dan disimpan di area pesawahan tersebut.

Berkaitan dengan peristiwa terbakarnya alat berat proyek ini, pihak kepolisian akan terus menyelediki untuk mengetahui apakah ada unsur kesengajaan atau kebakaran ini memang murni terjadi dengan sendirinya. Tindakan hukum selanjutnya juga akan diambil setelah proses penyelidikan selesai dilakukan.

Sumber : liputangampongnews.id

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular