Saturday, January 28, 2023
HomeEducationLongsor Timpa 2 Operator Alat Berat Tambang Hingga Tewas

Longsor Timpa 2 Operator Alat Berat Tambang Hingga Tewas

Kecelakaan kerja bisa terjadi kapanpun tanpa diduga meski telah dilakukan berbagai prosedur keamanan kerja. Dua operator alat berat ditemukan tewas karena tertimbun material longsor di daerah Serang, Banten.

Kronologi Longsor Di Serang yang Menewaskan 2 Operator Alat Berat

Sebanyak dua penambang berinisial KN (35) dan RM (52) tewas setelah tertimbun longsor di Cibaga, Desa Mangunreja, Kec. Puloampeli, Kab. Serang, Banten. Saat kejadian, dua pekerja  menggunakan excavator untuk menggali batu. Namun tidak disangka secara tiba-tiba sebuah batu jatuh dari atas bukit yang sedang digali dan menimpa kedua penambang tersebut.

Batu jatuh dari atas dan menimpa kedua excavator yang sedang beroperasi hingga operator KN dan RM tidak dapat menghindar dan akhirnya terjepit serta tertimbun batu. Kedua operator diketahui meninggal di lokasi kejadian sebelum sempat dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga : Apa Itu Operator Alat Berat dan Pekerjaannya

Operator Alat Berat Langsung Dievakuasi

Berdasarkan penuturan pekerja lain, seluruh pekerja di lokasi kemudian berusaha untuk segera mengevakuasi kedua korban dari reruntuhan yang bercampur batu. Setelah berhasil di evakuasi, kedua korban dibawa ke RSUD Kota Cilegon. Meski telah meninggal dunia, kedua korban tetap dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan identifikasi dan pemeriksaan luar.

Satuan Reserse Kriminal Polres Cilegon kini tengah menangani kasus kecelakaan kerja yang mengakibatkan dua orang operator alat berat tersebut tewas. AKBP Eko Tjahyo Untoro selaku Kapolres Cilegon Polda Banten menuturkan bahwa penyelidikan awal akan segera dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan dan mengidentifikasi pihak yang perlu bertanggungjawab atas kecelakaan kerja tersebut.

Tips Aman Untuk Mengoperasikan Alat Berat

operator alat berat
news.okezone.com

Kecelakaan kerja yang disebabkan oleh alat berat, terutama human error dapat dicegah untuk mengurangi risiko kecelakaan. Berikut adalah lima tips untuk penggunaan dan pengoperasian alat berat yang aman.

Pastikan Keamanan Area Kerja

Sebelum bekerja dengan alat berat, pastikan mandor telah melakukan pengecekan di area kerja. Rencana kerja juga harus dikomunikasikan kepada semua orang yang berpartisipasi dalam proyek.

Jika perlu, seorang pengamat harus ditugaskan untuk membantu operator mesin dalam kondisi tertentu seperti ketika penglihatan terbatas saat mengoperasikan mesin. Pengamat bertindak sebagai pemandu saat mengoperasikan mesin alat berat.

Prepare Mesin dengan Tepat

Gunakan formulir pemeriksaan yang telah disiapkan untuk memastikan bahwa mesin dalam kondisi baik. Jika terjadi kerusakan, segera laporkan dan lakukan perbaikan dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) yang diperlukan.

Sebelum digunakan, atur langkah-langkah kenyamanan dan keamanan di dalam kabin operator alat berat, seperti menyetel tempat duduk dan menyetel kaca spion. Pastikan juga tidak ada personel lain yang tidak bekerja di area kerja.

Teliti Saat Menggunakan Alat Berat

Selalu periksa sekitar tempat kerja, terutama untuk kemungkinan pekerja lain atau alat berat lainnya. Pastikan bahwa berbagai sarana komunikasi selalu tersedia, seperti komunikasi radio atau sinyal tangan locator.

Pemeriksaan Setelah Menggunakan Mesin

Setelah menggunakan mesin, parkirkan mesin di tempat yang datar dan aman. Setelah mematikan mesin, bersihkan kabin dan amati dashboard. Periksa semua sistem keselamatan dan pastikan alat dalam keadaan aman.

Terakhir, serahkan sakelar ke supervisor untuk menandakan akhir tugas pengemudi. Dengan begitu kegiatan rutin operasional alat berat bisa dijalankan dengan maksimal tanpa membahayakan operatornya

Siaga Dalam Keadaan Darurat

Jika terjadi keadaan darurat seperti kecelakaan kerja, kebakaran atau bencana alam, hubungi Manajer Lapangan / Supervisor sesegera mungkin dan paling lambat 24 jam. Hal ini dimaksudkan agar penanganan yang tepat oleh ahlinya bisa segera dilakukan.

Kecelakaan kerja yang dialami oleh kedua operator alat berat di Serang memang tidak terduga dan sulit untuk diperkirakan. Namun dengan melakukan berbagai langkah antisipasi diharapkan risiko kecelakaan kerja yang ada dapat diperkecil.

Sumber : regional.kompas.com

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular