Monday, July 15, 2024
HomeEnergyMDKA Targetkan Area Tambang Emas Pani Beroperasi Pada 2025

MDKA Targetkan Area Tambang Emas Pani Beroperasi Pada 2025

Emiten tambang ternama PT. Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) diketahui sedang mengerjakan proyek area tambang baru di Gorontalo. Proyek tambang ini terletak di area tambang emas Pani yang terletak di Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato.

Pengerjaan proyek lokasi tambang terbaru tersebut saat ini sedang menjadi salah satu fokus MDKA karena MDKA menargetkan area ini mulai beroperasi pada akhir tahun 2025. MDKA telah menggelontorkan investasi hingga US$ 101 juta di tahun 2023 untuk memaksimalkan pengerjaan proyek ini.

Baca Juga: Emiten Tambang MDKA Berdayakan Pekerja Perempuan Di Sektor Tambang

Tambang Emas Pani Jadi Sumber Keuntungan Terbaru MDKA

Area tambang Pani menjadi salah satu proyek unggulan MDKA karena dinilai berpotensi memberikan keuntungan berlimpah baagi MDKA nantinya. Area pertambangan ini sendiri nantinya akan dikelola oleh anak usaha MDKA yaitu PT. Gorontalo Sejahtera Mining (GSM) dan PT. Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS).

Tidak hanya itu, area tambang Pani juga menjadi salah satu area pertambangan emas primer terbesar di Indonesia dan Asia Pasifik. Area pertambangan ini diperkirakan mampu memproduksi 450.000 ons troi per tahun nantinya.

Tambang Emas Pani Memiliki Sekitar 6,7 Juta Ounces Emas

Tom Malik selaku General Manager Merdeka Copper Gold menuturkan bahwa selama beberapa tahun terakhir MDKA secara konsisten melakukan eksplorasi lanjutan di berbagai area pertambangan termasuk area Tambang Emas Tujuh Bukit. Eksplorasi lanjutan ini dilakukan untuk memperpanjang umur tambang MDKA serta meningkatkan cadangan emas yang ada di beberapa area pertambangan.

tambang emas
Area Tambang Emas Pani Akan Dikelola Oleh 2 Anak Usaha MDKA

Pasca eksplorasi, area pertambangan emas Pani kemudian digarap oleh MDKA dengan target operasi pada 2025 mendatang. Berdasarkan hasil proyeksi, area tambang Pani ini memiliki kapasitas produksi maksimal 19 juta ton bijih emas per tahun dengan produksi tertinggi mencapai 450.000 ons troi per tahun.

Studi Kelayakan Proyek Emas Pani sendiri telah diselesaikan oleh MDKA pada Maret 2024 dan diperkirakan akan menjadi salah satu sumber pendapatan tertinggi bagi MDKA nantinya. MDKA diperkirakan mampu meraup pendapatan hingga US$ 11,4 miliar pada 10 tahun pertama pengoperasian area tambang ini.

Dengan potensi keuntungan yang besar, MDKA terus berusaha memaksimalkan pengerjaan proyek tambang emas Pani. Namun meski menargetkan pengoperasian area tambang pada akhir tahun 2025, MDKA tetap mengikuti segala regulasi dan memperhatikan lingkungan sekitar untuk meminimalisir dampak negatif dari area tambang ini.

Sumber: industri.kontan.co.id

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular