Monday, July 15, 2024
HomeAlat beratNormalisasi Sungai Semarang Indah Terhambat Akibat Alat Berat

Normalisasi Sungai Semarang Indah Terhambat Akibat Alat Berat

Normalisasi sungai menjadi salah satu tindakan yang kerap dilakukan oleh pemerintah berbagai daerah di Indonesia untuk mengantisipasi bencana alam banjir. Sejak sepekan lalu normalisasi sungai dilakukan oleh pemerintah Kota Semarang di salah satu area sungai di wilayahnya.

Seperti aktivitas normalisasi sungai pada umumnya, normalisasi sungai kali ini melibatkan alat berat beserta dam truk untuk mempercepat proses normalisasi. Normalisasi sungai ini juga dilakukan sebagai salah satu program perbaikan lingkungan di tahun 2023.

Baca Juga : Pasca Banjir Bandang, Normalisasi Sungai Bilukpoh Dilakukan Menggunakan Alat Berat

Pemerintah Semarang Targetkan 3 Pekan Untuk Normalisasi Sungai dengan Alat Berat

Sungai Semarang Indah menjadi salah satu target normalisasi sungai utama yang dilakukan oleh pemerintah Kota Semarang di tahun 2023. Kurang lebih aktivitas normalisasi sungai ini telah dilakukan sejak satu pekan lalu.

Aktivitas normalisasi ini dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang dengan tujuan untuk mengurangi potensi bencana banjir akibat curah hujan yang tinggi di musim hujan tahun ini. Sungai Semarang Indah ditargetkan akan dinormalisasi sepanjang 500 meter untuk mencapai tujuan tersebut.

Alat Berat Jadi Alasan Normalisasi Tertunda Hingga 6 Bulan

Menurut Choirul Iman selaku kepala UPTD Pompa Banjir Wilayah Barat Kota Semarang, normalisasi sungai ini sebenarnya telah direncanakan untuk dieksekusi pada awal tahun 2023. Namun dikarenakan adanya kendala pada keterbatasan alat berat maka rencana normalisasi sungai ini dimundurkan hingga akhirnya bisa dilaksanakan pada bulan Juli ini.

Keterbatasan alat berat yang dimiliki oleh Pemkot Semarang membuat alat berat yang ada harus mengerjakan berbagai proyek berbeda setiap harinya. Saat alat berat yang ada digunakan untuk melakukan normalisasi sungai namun ada pekerjaan lain yang jauh lebih mendesak, maka alat berat tersebut harus digunakan terlebih dahulu untuk menyelesaikan pekerjaan yang lebih mendesak baru kembali ke lokasi pengerukan sungai.

“Wilayah ini merupakan tarikan pompa di Tawang Mas, jadi di prioritaskan untuk normalisasi area Sistem Banjir Kanal Barat” Tutur Choirul.

alat berat
Sungai Semarang Indah Jadi Target Normalisasi Sungai

Wilayah Semarang Indah sendiri merupakan salah satu wilayah yang rutin dilakukan normalisasi karena termasuk area sungai yang cukup penting di Kota Semarang. Kali ini normalisasi atau pengerukan sungai dilakukan karena sedimentasi yang ada di sungai tersebut sudah mulai menumpuk dan menyebabkan sungai menjadi lebih dangkal.

Kondisi ini akan membuat air mudah meluap dari sungai dan menyebabkan banjir di wilayah sekitar jika curah hujan semakin tinggi atau terdapat kiriman air yang cukup besar dari sungai lain. Pengerukan sungai kali ini telah dilakukan sejak sepekan lalu dan telah mengerahkan kurang lebih 50 dump truk untuk mengangkut sedimentasi yang dihasilkan dari pengerukan sungai ini.

Karena adanya keterbatasan pada alat yang digunakan untuk proses normalisasi sungai, Pemkot Semarang menargetkan proses normalisasi selesai dalam 3 minggu kedepan dengan target pengerukan sungai sepanjang 500 meter dari Jembatan Semarang Indah menuju hilir sungai. Meski alat berat yang digunakan nya hanya sedikit, namun pemerintah kota Semarang berkomitmen untuk terus melakukan normalisasi secara berkala di beberapa sungai besar di Semarang untuk meminimalisir bencana banjir di wilayah Semarang.

Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu juga menuturkan bahwa penanganan dan pengendalian banjir menjadi program yang diprioritaskan hingga akhir 2023. Pemerintah kota Semarang juga melakukan koordinasi dengan beberapa pihak terkait seperti BBWS Pemali Juana dan kementerian PUPR agar penanganan dan pengendalian bencana banjir di wilayah Semarang bisa dilakukan lebih maksimal.

Meski belum bisa menjamin bencana banjir akan hilang 100% namun Pemkot Semarang yakin usaha yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana banjir ini bisa mengurangi potensi terjadinya banjir di wilayah Semarang secara berkala. Pemkot Semarang juga akan memaksimalkan penggunaan setiap alat berat yang dimiliki oleh dinas-dinas terkait untuk mencapai tujuan tersebut.

Sumber : jatengnetwork.com

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular