Saturday, January 28, 2023
HomeExcavatorOperator Alat Berat Tewas di Site Muara Tiga Besar Utara Milik PT....

Operator Alat Berat Tewas di Site Muara Tiga Besar Utara Milik PT. Bukit Asam

Salah satu perusahaan pertambangan batu bara, PT. Bukit Asam menutup akhir tahun dengan kecelakaan yang cukup fatal. Pada Kamis pagi 22 Desember 2022 sekitar pukul 05.00 WIB, seorang operator alat berat Amfibi berinisial Z tewas.

Z diketahui tewas saat sedang mengerjakan areal sump atau kolam penampung air di site milik PT. Bukit Asam. Site ini terletak di Muara Tiga Besar Utara (MTBU), Desa Sirah Pulau, Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.

Baca Juga : Apa Itu Operator Alat Berat dan Pekerjaannya

Penyebab Tewasnya Operator Alat Berat PT. Bukit Asam

Kecelakaan yang terjadi di site MTBU milik PT. Bukit Asam menyebabkan tewasnya seorang operator excavator. Korban adalah operator excavator dari PT. Jarum Mahakarya Indonesia (JMI) yang merupakan subkontraktor PT. Pamapersada Nusantara.

Peristiwa ini disebabkan karena alat yang dikendalikan korban terbalik di areal sump atau kolam penampung air di lokasi tambang batu bara tersebut sehingga menyebabkan korban tenggelam.  Peristiwa kecelakaan ini berawal pada hari Rabu (21/12) sekitar pukul 18.00 WIB, Ketika korban bersama dua rekan kerjanya sedang melakukan  penyedotan lumpur di Sump PIT MTBU IUP Muara Tiga Besar.

Namun, pada dini hari Kamis (22/12) melalui radio HT korban memberi kabar pada rekannya bahwa excavator yang dikendalikannya terbalik dan akan tenggelam. Mengetahui kondisi tersebut, rekan korban bergegas untuk melihat excavator yang ternyata sudah dalam kondisi tenggelam.

Melihat kondisi tersebut, rekan korban segera mengabari tim rescue PT. Pamapersada Nusantara untuk mengevakuasi korban dan alat berat. Namun karena proses evakuasi berlangsung cukup lama, alat berat tersebut baru berhasil dievakuasi pada sore hari dan korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.  Sejak peristiwa tersebut, seluruh kegiatan operasional PT. Pamapersada Nusantara telah dihentikan sementara sembari menunggu investigasi selesai.

operator alat berat
samawarea.com

Sampai dengan munculnya berita ini, PT. Bukit Asam belum juga memberikan keterangan resminya terkait peristiwa kecelakaan yang terjadi di area tambang  milik perusahaan ini. Kecelakaan kerja yang menyebabkan kematian ini menjadi peristiwa kesekian kalinya yang menimpa pekerja di area tambang milik PT. Bukit Asam.

Pentingnya K3 Untuk Mencegah Kecelakaan Operator Alat Berat

Terjadinya kecelakaan kerja yang menyebabkan tewasnya seorang operator alat berat, menunjukkan kurangnya pengawasan K3 oleh sub kontraktor PT. Bukit Asam. Selain itu, kecelakaan ini juga menunjukkan kelalaian pada bagian K3 PT. Bukit Asam dalam memeriksa alat penyelamat diri (APD) yang disiapkan kontraktor rekanan perusahaan ini.

Penerapan K3 dalam kegiatan konstruksi bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada setiap orang yang berada di tempat kerja, yang berhubungan dengan pemindahan bahan baku, penggunaan perlatan kerja konstruksi, proses produksi dan lingkungan tempat kerja. Sehingga dalam industri konstruksi K3 ini sangat penting untuk diperhatikan karena sangat berhubungan erat dengan keselamatan para pekerja.

K3 dapat mendorong tersedianya tempat kerja yang aman dan nyaman bagi pekerja. Tak hanya itu, penerapan K3 juga dapat mengendalikan risiko terhadap aset, peralatan dan sumber produksi lain yang dapat digunakan secara efisien dan aman agar dapat terhindar dari kecelakaan kerja. Maka dari itu, bagi setiap perusahaan sangat penting untuk menerapkan K3 ini agar keselamatan pekerja dapat terjamin.

Dalam industri konstruksi, K3 sangat penting untuk para pekerja salah satunya untuk operator alat berat. Pekerja konstruksi  pada bagian ini, diharuskan memiliki pengetahuan dalam pemeliharaan dan perawatan alat berat sehingga dapat mencegah dan meminimalisir dari  potensi bahaya yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja. Dengan pemeliharaan dan perawatan alat berat yang dilakukan dengan baik, maka kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja juga akan semakin kecil.

Sumber : nusantara.rmol.id

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular