Saturday, January 28, 2023
HomeAlat beratPKB Mendatangkan Alat Berat Dalam Proses Evakuasi Truk Terguling Di Jember

PKB Mendatangkan Alat Berat Dalam Proses Evakuasi Truk Terguling Di Jember

Kecelakaan merupakan salah satu musibah yang memang sulit untuk dihindari. Beberapa kecelakaan memang terjadi karena kelalaian dari pengendara atau faktor eksternal lainnya kecelakaan pada umumnya bisa menyebabkan kemacetan dan harus mendatangkan alat berat dalam proses evakuasinya.

Alat Berat Dalam Proses Evakuasi Truk Terguling

Pada akhir bulan Juli kemarin, masyarakat dihebohkan dengan berita terjadinya kecelakaan truk terguling yang ada di kawasan Jember. Truk tersebut dikendarai oleh laki-laki berinisial MP yang sudah berumur 42 tahun dan menimpa sebuah kendaraan pribadi Isuzu Panther saat berpapasan di tikungan Sumber Ketempa.

Berdasarkan informasi yang beredar, tikungan jalan tersebut memang tergolong cukup tajam dengan jalan yang tergolong miring. Sehingga memang sangat rentan terjadi kecelakaan. Apalagi pada kendaraan yang memiliki muatan cukup berat seperti truk pengangkut kayu triplek tersebut dan harus mendatangkan alat berat dalam proses evakuasinya.

Kecelakaan yang melibatkan truk trailer pengangkut kayu triplek tersebut membuat kemacetan yang cukup parah. Dari beberapa berita yang beredar, diketahui beberapa informasi berikut:

Alasan Penggunaan Alat Berat Dalam Proses Evakuasi

alat berat
lenterainspiratif.id

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa salah satu dampak dari kecelakaan ini adalah menyebabkan kemacetan yang cukup parah di wilayah tersebut. Selain karena truk tersebut melintang di tengah jalan kayu-kayu triplek pun juga ikut menutupi akses tersebut sehingga harus mendatangkan alat berat dalam proses evakuasinya.

Keputusan ini awalnya dirasa kurang tepat, mengingat bahwa alat berat hanya bisa didatangkan dari pusat kota Jember yang diperkirakan akan harus menempuh jarak 20 km. Namun keputusan ini memang sempat ingin diambil dikarenakan apabila proses evakuasi dilakukan secara manual, maka akan membutuhkan waktu yang lebih lama.

Pihak Penyumbang Dalam Proses Evakuasi

Berita tentang truk yang terguling tersebut sangat cepat menyebar di masyarakat hingga sampai di telinga salah satu legislator PKB yang bernama Bapak Hafidi. Setelah mendengar hal tersebut, legislator PKB ini langsung melihat lokasi dan mendapati bahwa tidak mendatangkan alat berat dalam proses evakuasinya.

Maka dari itu, dengan sikap legislator tersebut langsung membawa bekhoe yang merupakan salah satu jenis alat berat yang digunakan dalam proses pembangunan Pondok Tahfidz Alquran. Dengan bantuan alat berat tersebut, proses evakuasi bisa dilakukan dalam waktu 1 jam dan truk yang terguling tersebut bisa dipindahkan ke tepi jalan.

Dengan fakta ini, tentunya apabila proses evakuasinya masih tergolong secara manual maka akan membutuhkan waktu yang lebih lama. Sehingga kemacetan tersebut tidak akan bisa segera diatasi. Maka dari itu keputusan untuk mendatangkan alat berat dalam proses evakuasinya dianggap sangat tepat.

Baca Juga : Alat Berat Kobelco yang Dapat Digunakan untuk Penanganan Bencana di Indonesia

Korban Dalam Kecelakaan

Dalam kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan ini juga menyebabkan setidaknya tiga orang meninggal dunia yang merupakan warga Dusun Rowo, Desa Pakusari, Kecamatan Pakusari. Adapun nama dari korban meninggal tersebut adalah Jammar berumur 70 tahun, Lilik Puanti Rahayu berumur 50 tahun dan Ahmad Rojib Hasbi Maulana berumur 20 tahun.

Sedangkan 4 penumpang lainnya dikabarkan selamat namun harus tetap mendapatkan perawatan yang Intens dari rumah sakit. Adapun korban selamat tersebut yaitu sopir Isuzu Panther Suwarso yang berumur 51 tahun, Suswati berumur 48 tahun, Ilmiyatul Hasanah, dan Alwi Dahlan yang berumur 62 tahun.

Demikianlah beberapa informasi seputar kecelakaan yang melibatkan sebuah truk pengangkut kayu triplek dan mobil Isuzu panther di wilayah Jember. Kecelakaan ini mengharuskan untuk mendatangkan alat berat dalam proses evakuasinya dikarenakan membuat jalan tersebut menjadi macet total.

sumber : beritajatim.com

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular