Saturday, January 28, 2023
HomePerkebunanPUPR Jambi Gesit Turunkan Alat Berat Untuk Atasi Abu Vulkanik Gunung Api...

PUPR Jambi Gesit Turunkan Alat Berat Untuk Atasi Abu Vulkanik Gunung Api Kerinci

Selasa sore (17/1/2023), Gunung Api Kerinci yang terletak di Provinsi Jambi mengalami erupsi hingga adanya luapan abu vulkanik. Akibat peristiwa ini, Dinas PUPR Kabupaten Kerinci bergerak cepat dengan menurunkan beberapa alat berat ke wilayah terdampak.

Baca Juga : Luapan Lahar Dingin Gunung Semeru Menyeret Alat Berat

Sawah Tertimbun Lahar Dingin Hingga Harus Ditangani dengan Alat Berat

Status aktif yang dimiliki oleh Gunung Kerinci tentu membuat pemerintah dan dinas terkait waspada serta terus mengawasi kondisi gunung untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Sejak awal minggu kedua bulan Januari 2023, Gunung Kerinci diketahui berada pada status waspada II karena telah beberapa kali mengalami erupsi.

Erupsi dengan ketinggian mencapai 1200 meter yang terjadi di Gunung Kerinci ini menyebabkan luapan lahar dingin pada Selasa Sore. Luapan lahar dingin ini ternyata meluap hingga menimbun area sawah milik warga di Desa Sungai Rumpun Kecamatan Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci.

Lahar dingin yang menimbun area sawah ini merupakan lahar dingin yang mengalir dari Gunung Kerinci ke Sungai Rumpun hingga membuat Sungai Rumpun meluap ke area sawah. Berdasarkan penuturan Kepala Desa Sungai Rumpun Herman, Sungai Rumpun memang merupakan jalur aliran lahar dingin dari Gunung Kerinci sehingga tidak heran jika lahar dingin tersebut sampai ke area pesawahan di Desa Sungai Rumpun.

Akibat hujan deras yang terus mengguyur wilayah Desa Sungai Rumpun, aliran lahar dingin di sungai tersebut meluap dan menggenangi sawah. Hingga saat ini, ada sekitar 10 hektare sawah yang tertimbun lahar dingin dari Gunung Kerinci.

Alat Berat Akan Tangani Luapan Lahar Dingin Gunung Kerinci

alat berat
bekabar.id

Karena banyak area sawah yang tertimbun lahar dingin, cukup banyak masyarakat di Desa Sungai Rumpun yang mengalami kerugian dan kehilangan mata pencahariannya. Mengetahui adanya area sawah yang tertimbun oleh lahar dingin, Dinas PUPR Kabupaten Kerinci langsung mengirimkan alat berat untuk menangani hal tersebut.

Segera setelah laporan tertimbunnya area sawah diterima, Dinas PUPR langsung menurunkan personel untuk mengecek kondisi area sawah tersebut. Setelah proses pengecekan selesai dilakukan, pemerintah melalui Dinas PUPR mengirim alat berat ke lokasi sawah yang tertimbun pada 18 Januari 2023 dan peralatan tiba pada 19 Januari 2023.

Tindakan pengecekan ke lokasi juga disebabkan karena adanya tayangan berita televisi yang mengabarkan mengenai peristiwa tertimbunnya area sawah ini. Melihat kondisi area sawah yang telah diberitakan, Dinas PUPR segera meluncur ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengambil tindakan penanganan.

Peralatan berat yang diturunkan ini nantinya akan bekerja untuk membersihkan lahar dingin dari sawah yang tertimbun sehingga sawah bisa segera digunakan kembali untuk bertani. Peralatan yang telah sampai ke lokasi ini mulai bekerja untuk membersihkan area sawah sejak Jum’at 20 Januari 2023.

Menurut Herman selaku Kepala Desa Sungai Rumpun, kondisi sungai yang dangkal juga diduga menjadi salah satu penyebab lahar dingin dari Gunung Kerinci yang melewati Sungai Rumpun meluap. Karena hal ini, Herman juga berharap pemerintah akan melakukan normalisasi sungai terhadap Sungai Rumpun agar permukaan sungai bisa lebih dalam lagi.

Dengan adanya normalisasi sungai, maka aliran lahar dingin yang melewati Sungai Rumpun juga tidak akan mudah meluap ke permukaan hingga berpotensi menimbun area sekitar sungai. Tentu proses normalisasi sungai ini membutuhkan peran alat berat sehingga Herman dan para warga hanya bisa mengandalkan pemerintah untuk melakukan normalisasi sungai ini.

Sumber : okejambi.pikiran-rakyat.com

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular