Saturday, June 22, 2024
HomeExcavatorSulawesi Selatan Longsor di Dua Kabupaten, Kehadiran Alat Berat Sangat Dibutuhkan

Sulawesi Selatan Longsor di Dua Kabupaten, Kehadiran Alat Berat Sangat Dibutuhkan

Tingginya curah hujan menjelang akhir tahun 2022 ini masih memberikan dampak buruk di beberapa wilayah di Indonesia. Bencana banjir dan longsor di beberapa wilayah yang membutuhkan penanganan menggunakan alat berat masih kerap terjadi.

2 Kabupaten Sulawesi Selatan Membutuhkan Alat Berat Untuk Pemulihan Wilayah

Salah satu wilayah yang terkena dampak dari tingginya curah hujan adalah Provinsi Sulawesi Selatan. Beberapa desa di Kabupaten Pinrang dan Kabupaten Bone diketahui terdampak bencana banjir dan longsor sehingga beberapa akses jalan terputus.

Baca Juga : 5 Alat Berat Diterjunkan Untuk Bersihkan 120 Meter Jalan Majene

Kehadiran Alat Berat Ditunggu di Kabupaten Bone

Kabupaten Bone menjadi salah satu wilayah di Provinsi Sulawesi Selatan yang menunggu kehadiran peralatan berat di wilayahnya. Diketahui bahwa longsor terjadi pada Jum’at malam 09 Desember 2022 di Jalan Poros Bone-Barru yang mengakibatkan akses jalan tersebut terputus.

Meski telah terjadi sejak awal bulan, namun hingga kini peralatan yang dibutuhkan untuk mengevakuasi material longsor yang menghalangi jalan tersebut diketahui masih belum sampai ke Kecamatan Tellulimpoe yang merupakan lokasi kejadian. Bukan hanya material longsor berupa tanah biasa, material batu berukuran besar juga diketahui berada di tengah jalan sehingga proses evakuasi material longsor sulit dilakukan secara manual.

Sekretaris Camat Tellulimpoe M Aryananda menuturkan bahwa proses evakuasi material longsor telah diusahakan oleh warga setempat dengan bergotong royong secara manual. Namun karena material yang banyak dan material batu yang besar, proses evakuasi manual berjalan lambat dan belum selesai hingga saat ini.

Insiden longsor ini menyebabkan 2 desa yaitu Desa Tellangkere dan Desa Samaenre tertutup dan sulit dijangkau oleh kendaraan roda empat, hingga kini Jalan Poros Bone-Barru tersebut hanya bisa dilewati oleh sepeda motor karena alat berat untuk proses evakuasi masih belum sampai.

4 Alat Berat Diturunkan ke Kabupaten Pinrang

alat berat
kabarbugis.id

Serupa dengan Kabupaten Bone, Kabupaten Pinrang juga menjadi salah satu wilayah yang terkena dampak cuaca ekstrem yang menyebabkan banjir di wilayahnya. Hujan dengan curah yang tinggi terjadi sejak Jum’at 16 Desember 2022 dan menyebabkan lima desa dan satu kelurahan terkena dampak dari banjir ini.

Beberapa ruas jalan antara 5 desa dan 1 kelurahan tersebut diketahui tertutup oleh material banjir sehingga akses jalan sulit digunakan. Setelah adanya kunjungan dari Bupati Pinrang dan Kapolres serta Dandim, pemerintah setempat segera menerjunkan 4 alat berat untuk membersihkan material dan membuka akses jalan tersebut.

Beberapa desa dan kelurahan yang terdampak banjir ini diantaranya Desa Sali-Sali, Desa Pangarapan, Desa Benteng Paremba, Desa Binanga Karaeng, Desa Ulu Saddang, dan Kelurahan Betteng. Sedangkan akses jalan yang menjadi prioritas dalam operasi pembersihan material ini adalah jalan poros menuju objek vital PLTA Bakaru yang terletak 15 Km sebelum Check Dam Bakaru di Kelurahan Betteng.

Bencana banjir yang disebabkan oleh tinggi curah hujan ini menyebabkan sejumlah rumah warga terendam dan akses jalan yang menghubungkan beberapa desa terhambat. Banjir yang terjadi juga memicu longsoran pada beberapa wilayah sehingga akses jalan sulit dilalui oleh kendaraan roda empat dan kendaraan yang lebih besar. Meski tidak terputus secara total, namun akses jalan antara 5 desa dan 1 kelurahan di Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang ini menjadi terhambat dan mengganggu aktivitas masyarakat akibat longsor dan banjir tersebut.

Bencana banjir dan longsor yang terjadi di beberapa wilayah Sulawesi Selatan memang sangat membutuhkan kehadiran alat berat untuk penanganan pasca bencana. Kehadiran alat-alat ini dinilai akan mempercepat pemulihan wilayah pasca bencana.

Sumber : detik.com

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular