Monday, July 15, 2024
HomeMiningTambang Nikel dan Ekonomi Sulawesi Tengah

Tambang Nikel dan Ekonomi Sulawesi Tengah

Pemerintah Indonesia mengambil langkah strategis dengan mendorong hilirisasi tambang nikel. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kontribusi sektor tambang terhadap perekonomian nasional, sekaligus mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah.

Sulawesi Tengah, sebagai salah satu daerah penghasil nikel terbesar di Indonesia, merasakan dampak positif dari kebijakan ini. Hilirisasi nikel di Sulawesi Tengah tidak hanya meningkatkan nilai tambah ekonomi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Proyek Tambang Nikel BASF dan Eramet Di Teluk Weda Batal

Tambang Nikel Membuat Angka UMKM Sulteng Meningkat

Salah satu indikator yang membuat perekonomian Sulteng meningkat adalah melonjaknya jumlah UMKM di Sulawesi Tengah. Data dari KADIN menunjukkan, jumlah UMKM di wilayah tersebut mencapai 29.706 pada tahun 2022, meningkat dari 25.158 di tahun 2021. Pertumbuhan ini dipicu oleh munculnya peluang usaha baru yang tercipta dari hilirisasi nikel.

Masyarakat di sekitar industri nikel merasakan manfaat langsung dari kebijakan ini. Hadirnya industri smelter membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Hal ini mendorong munculnya berbagai usaha baru, seperti toko bahan bangunan, warung makan, dan jasa lainnya.

Sebagai contoh, Desa Bunta di Morowali Utara mengalami perubahan positif sejak hadirnya PT. Gunbuster Nickel Industry (PT. GNI). Sejumlah rumah kos dan BRILink telah dibangun, menunjukkan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Peningkatan ini tidak hanya mencakup sektor perumahan, tetapi juga memperluas akses ke layanan keuangan.

Perusahaan Tambang Nikel yang Berpengaruh Besar Di Sulteng

PT. GNI, sebagai salah satu perusahaan smelter tambang nikel di Sulawesi Tengah, terus berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar lingkar industri. Salah satu langkah yang dilakukan GNI adalah melaksanakan pelatihan kewirausahaan bagi kelompok binaan dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES).

Baca Juga: INCO Wujudkan Smelter Nikel Raksasa Bersama Ford Dan Huayou

Upaya ini sejalan dengan tujuan ke-8 Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Tak hanya PT. GNI, PT. Stardust Estate Investment (PT. SEI) juga turut berkontribusi dalam penguatan UMKM. PT. SEI memberikan pelatihan dan pendampingan, serta membantu perluasan penjualan produk kepada pelaku usaha produk olahan ikan bandeng di Desa Bungintimbe.

Upaya-upaya ini secara signifikan berdampak positif terhadap perekonomian di Sulawesi Tengah. Data BPS menunjukkan, ekonomi Sulawesi Tengah triwulan I-2024 terhadap triwulan I-2023 mengalami pertumbuhan sebesar 10,49 persen (y-on-y).

Hilirisasi tambang nikel di Sulawesi Tengah menjadi bukti nyata bagaimana kebijakan strategis pemerintah dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk memaksimalkan manfaat hilirisasi nikel dan membangun ekonomi daerah yang semakin maju dan berkelanjutan.

Sumber: finance.detik.com

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular