Saturday, January 28, 2023
HomeEducationTutup Akses Jalan, Material Longsor Di Kecamatan Bacukiki Barat Dibersihkan dengan Alat...

Tutup Akses Jalan, Material Longsor Di Kecamatan Bacukiki Barat Dibersihkan dengan Alat Berat

Musim hujan kerap kali menjadi salah satu musim yang diwaspadai oleh warga Indonesia. Potensi terjadinya beberapa bencana alam seperti banjir dan longsor dinilai menjadi salah satu alasan mengapa musim ini sangat diwaspadai.

Pada tanggal 21 September 2022, salah satu bencana alam yang disebabkan oleh hujan deras kembali terjadi. Bencana longsor diketahui terjadi di Kelurahan Lumpue Kecamatan Bacukiki Barat Kota Parepare Sulawesi Selatan.

Akibat terjadinya bencana alam ini beberapa peralatan khusus seperti alat berat dan kendaraan berupa truk diturunkan untuk menangani bencana alam ini. Longsor tersebut terjadi di lokasi yang sangat dekat dengan jalan besar sehingga material longsor menimbun jalan dan mengakibatkan akses jalan tersebut terganggu.

Kronologi Longsor Hingga Alat Berat Diturunkan

Bencana alam longsor ini terjadi karena hujan deras yang menimpa daerah tersebut sehingga tanah yang berada di pinggiran jalan tergerus oleh air dan akhirnya menyebabkan tanah tersebut longsor. Longsor terjadi di jalan lingkar Parepare tepatnya di jalan pembangunan perumahan yaitu jalan Gunung Tolong.

Akibat kejadian ini, empat rumah warga dan akses jalan di wilayah setempat tertimbun oleh seorang tanah tersebut. Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam bencana alam ini. Berdasarkan penuturan Komandan Pos SAR Parepare yaitu Dadang Tarkaz korban dari bencana longsor ini merupakan pemilik dari empat rumah yang tertimbun longsor berjumlah 17 orang.

Baca Juga : Sejumlah Alat Berat Disita Diduga Karena Menggunakan BBM Bersubsidi

Seluruh korban langsung dievakuasi ke tempat yang lebih aman segera setelah tim SAR terjun ke lokasi kejadian. Bantuan logistik juga langsung diberikan sembari menunggu proses penanganan bencana  selesai dilakukan.

Penanganan Pasca Longsor dengan Alat Berat

Setelah proses evakuasi korban selesai dilakukan petugas harga bunga segera melakukan penanganan terhadap material longsor yang menimbun jalan. Bapak Erick selaku koordinator TRC BPBD kota Parepare menuturkan bahwa proses penanganan pasca bencana longsor ini dilakukan dengan menurunkan satu unit alat berat berupa excavator untuk membersihkan material longsor seperti bebatuan dan tanah.

Proses pembersihan ini dimulai dengan memindahkan material-material yang menimbun bagian badan jalan agar akses jalan bisa digunakan kembali oleh kendaraan. Material-material ini juga kemudian diangkut menggunakan excavator ke dalam truk yang telah disediakan agar bisa dipindahkan ke tempat yang jauh lebih aman.

Setelah proses pembersihan material di badan jalan selesai, tim SAR gabungan kemudian juga membersihkan rumah-rumah warga yang tertimbun material longsor. Proses pembersihan material longsor ini segera dilakukan dengan tujuan agar aktivitas masyarakat bisa segera kembali seperti semula.

alat berat
lintasterkini.com

Material longsor memang cenderung lebih cepat dipindahkan jika menggunakan alat berat khusus seperti excavator. Penanganan dan pembersihan material longsor ini selesai dalam waktu satu hari saja sehingga area jalan yang berdampingan dengan lokasi longsor bisa diakses kembali oleh para pengendara dan para pemilik rumah yang tertimbun material longsor juga telah kembali dari lokasi pengungsian ke rumahnya masing-masing.

Meski proses penanganan bencana alam telah berhasil dilakukan, namun beberapa anggota keluarga korban yang telah lansia tidak kembali ke rumahnya dan memilih untuk tetap mengungsi ke tempat yang lebih aman seperti rumah sanak saudara.

Penanganan longsor menggunakan alat berat biarkan segera setelah adanya laporan dari lurah Lumpue mengenai bencana longsor yang terjadi di daerahnya. Meski akses jalan telah bisa digunakan dan rumah telah dibersihkan seperti semula, namun warga diminta tetap waspada dan hati-hati karena area di sekitar lokasi longsor masih licin akibat adanya tanah yang basah oleh air hujan.

sumber : detik.com

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular