Saturday, June 22, 2024
HomeEnergyUNTR Berhasil Tingkatkan Performa Di Industri Pertambangan

UNTR Berhasil Tingkatkan Performa Di Industri Pertambangan

Di tengah kondisi industri pertambangan yang dinamis, PT. United Tractors Tbk (UNTR) bersiap untuk menunjukkan ketahanan dan adaptabilitasnya di tengah kondisi pasar yang menantang. Meskipun terjadi penurunan permintaan terhadap alat berat sepanjang tahun 2024, UNTR berhasil mencapai pertumbuhan yang signifikan dalam penjualan nikel dan batu bara.

Langkah UNTR untuk memasuki bisnis nikel telah terbukti menjadi langkah strategis, dengan volume penjualan terus meningkat dari Januari hingga April 2024. Keberhasilan ini dapat dikaitkan dengan upaya diversifikasi strategis UNTR, khususnya melalui akuisisi Nickel Industries Limited (NIC) dan PT. Stargate Pacific Resources (SPR) pada akhir tahun 2023.

Baca Juga: UNTR Siap Naikkan Target Sektor Pertambangan Emas

Performa Industri Pertambangan UNTR Meningkat Selama 2024

Selama kuartal pertama tahun 2024, UNTR berhasil mencatatkan penjualan bijih nikel sebanyak 598.343 metrik ton basah (wmt), yang terdiri dari varian saprolit dan limonit. Pencapaian ini membuktikan peningkatan performa yang dimiliki oleh UNTR di awal tahun 2024.

Tidak hanya dalam sektor nikel, kinerja UNTR dalam segmen pertambangan lainnya juga turut mengalami kenaikan. Pada kuartal pertama 2024, UNTR mencapai pendapatan bersih Rp1,82 triliun dari segmen pertambangan emas dan mineral lainnya.

Pencapaian ini mengalami peningkatan Rp1,69 triliun dari periode yang sama pada tahun 2023. Namun, penjualan emas mengalami penurunan ringan, sebagian disebabkan oleh absennya penjualan pada Januari dan Februari 2024.

Peningkatan Performa di Industri Pertambangan Tidak Sesuai dengan Permintaan Alat Berat

Terdapat beberapa penyebab kenaikan performa UNTR di industri pertambangan, salah satunya diantaranya berasal dari langkah akuisisi yang dilakukan UNTR di akhir 2023 lalu. UNTR diketahui mengakuisisi NIC pada September 2023 dengan kepemilikan saham sebesar 19,99%, dan SPR yang diakuisisi pada Desember 2023, telah memperkuat kehadiran UNTR dalam sektor pertambangan nikel.

Baca Juga: PT. United Tractors Siapkan Energi Terbarukan dengan REC Dari PLN

SPR diketahui merupakan perusahaan yang mengoperasikan tambang nikel di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. SPR mencatat penjualan bijih nikel yang signifikan sebesar 383.000 wmt dalam kuartal pertama 2024.

Sementara itu, NIC merupakan sebuah perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi dengan aset utama yang berlokasi di Indonesia, melaporkan penjualan 34.000 ton logam nikel pada kuartal keempat 2023. Tidak hanya di sektor nikel, UNTR juga berhasil meningkatkan produksi batubara hingga 19,24% di awal tahun 2024 ini.

UNTR berhasil mencapai angka produksi batubara hingga 44 juta ton, dengan volume pengangkutan tanah penutup meningkat dari 331,9 juta bcm menjadi 384,1 juta bcm. Selain itu, volume penjualan batu bara selama empat bulan pertama tahun 2024 mencapai 5,26 juta ton, menandai peningkatan signifikan sebesar 22,68% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Sayangnya kenaikan performa di industri pertambangan ini tidak sejalan dengan kondisi di sektor penjualan alat berat. Di sektor alat berat, UNTR menghadapi tantangan karena volume penjualan unit Komatsu menurun dari 2.166 unit pada empat bulan pertama tahun 2023 menjadi 1.400 unit pada April 2024.

Sumber: market.bisnis.com

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular